Jawa Barat

Di Kalapanunggal, Hasim Adnan Tampung Keluhan Jalan Rusak hingga Kesejahteraan Guru Ngaji

×

Di Kalapanunggal, Hasim Adnan Tampung Keluhan Jalan Rusak hingga Kesejahteraan Guru Ngaji

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasim Adnan, dalam kegiatan reses di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/06/2026). (Foto: Fajar Sidik/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasim Adnan, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar kegiatan reses di Kantor Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, guru honorer, guru ngaji, serta warga setempat itu berlangsung penuh antusias. Sejumlah persoalan yang menjadi kebutuhan masyarakat disampaikan secara langsung kepada wakil rakyat dari daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Sukabumi tersebut.

Salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga adalah terkait pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Kalapanunggal. Menurut warga, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang memerlukan perhatian pemerintah karena menjadi akses penting bagi aktivitas masyarakat maupun perekonomian desa.

Baca Juga: Ketua DPRD Sukabumi Hadiri Doa Bersama Sambut 1 Muharram di Palabuhanratu

Dalam dialog bersama warga, Hasim Adnan mendengarkan berbagai masukan terkait kondisi jalan yang dinilai perlu segera ditingkatkan agar mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan aman.

“Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ketika akses jalan baik, maka aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat juga akan berjalan lebih optimal. Aspirasi ini akan kami kawal agar mendapat perhatian pemerintah provinsi,” ujar Hasim.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan harapan terkait peningkatan kesejahteraan guru honorer dan guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam dunia pendidikan formal maupun pendidikan keagamaan.

Baca Juga: Ribuan Warga Padati Karanghawu, Peringatan 1 Muharram di Cisolok Berlangsung Meriah

Menurut sejumlah peserta reses, guru honorer dan guru ngaji masih membutuhkan dukungan lebih besar, baik melalui program bantuan maupun kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan mereka.

Menanggapi hal tersebut, Hasim menegaskan bahwa peran guru honorer dan guru ngaji sangat strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan karakter generasi muda.

“Guru honorer dan guru ngaji memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan serta membimbing generasi penerus. Karena itu, aspirasi yang berkaitan dengan kesejahteraan mereka menjadi perhatian yang akan kami perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” katanya.

Baca Juga: H. Dadang Hermawan Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharam Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi itu menambahkan, seluruh usulan yang disampaikan masyarakat selama reses akan dihimpun dan dibawa ke forum pembahasan di DPRD Provinsi Jawa Barat. Sebagai Sekretaris Komisi III dan Anggota Badan Anggaran DPRD Jawa Barat, dirinya berkomitmen mengawal kebutuhan masyarakat agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan.

Menurut Hasim, kegiatan reses menjadi sarana penting untuk memastikan kebijakan yang disusun pemerintah dan DPRD tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan kami di tingkat provinsi,” ungkapnya.

Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan menjadi wadah bagi masyarakat Kalapanunggal untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi, mulai dari infrastruktur hingga sektor pendidikan.