SUKABUMI – Suasana duka menyelimuti warga Kampung Cadas Ngampar, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, setelah seorang balita berusia dua tahun bernama Gema ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah sumur, Sabtu (27/6/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban diduga sedang bermain di luar rumah, sementara orang tuanya tidak menyadari keberadaannya. Ketika Gema tak kunjung terlihat, keluarga mulai panik dan meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Lima Rumah di Cisolok, Belasan Warga Terdampak
Puluhan warga kemudian menyisir berbagai lokasi di sekitar permukiman. Upaya pencarian berlangsung selama hampir tiga jam hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi mengapung di dalam sumur yang berada tidak jauh dari rumah warga.
Korban segera dievakuasi dari dalam sumur. Namun, saat ditemukan, balita tersebut sudah tidak bernyawa.
Salah seorang warga, Andi (42), mengaku suasana pencarian berlangsung penuh kepanikan. Menurutnya, seluruh warga berusaha mencari korban ke berbagai penjuru kampung tanpa menyangka korban berada di dalam sumur.
Baca Juga: AKBP Benny Cahyadi Resmi Jabat Kapolres Sukabumi, Gantikan AKBP Samian
“Kami semua ikut mencari sejak sore. Tidak ada yang menyangka korban berada di dalam sumur. Saat ditemukan, suasana langsung berubah menjadi tangis dan duka. Ini musibah yang sangat menyedihkan bagi kami semua,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Usman (42). Ia berharap musibah tersebut menjadi pengingat bagi seluruh orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama balita yang memiliki rasa ingin tahu tinggi.
“Anak seusia itu memang sedang senang bermain dan rasa ingin tahunya tinggi. Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak lengah mengawasi anak-anak,” katanya.
Baca Juga: Cisolok Sukabumi Hijaukan Ruang Publik, 70 Pohon Ditanam untuk Jaga Lingkungan Pesisir
Kepergian Gema meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat sekitar. Warga turut mengantarkan jenazah ke rumah duka serta mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kecelakaan dapat terjadi kapan saja, terutama pada anak usia balita. Orang tua diimbau untuk selalu mengawasi anak saat bermain dan memastikan lingkungan sekitar rumah terbebas dari potensi bahaya, seperti sumur, kolam, maupun saluran air yang tidak memiliki pengaman. :::

