Kesehatan

Cara Ampuh Jaga Kesehatan Kulit di Tengah Cuaca Panas Ektrem

×

Cara Ampuh Jaga Kesehatan Kulit di Tengah Cuaca Panas Ektrem

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kesehatan kulit. (Foto: Magnific/Lookstudio)

SUKABUMI – Cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia tidak hanya berdampak pada kondisi tubuh, tetapi juga berisiko memicu berbagai gangguan pada kulit. Suhu tinggi yang terjadi pada siang hari bahkan bisa mencapai lebih dari 37 derajat Celsius, sehingga meningkatkan potensi dehidrasi hingga iritasi kulit.

Dalam kondisi tersebut, menjaga kesehatan kulit menjadi hal penting, terutama bagi masyarakat yang sering beraktivitas di luar ruangan. Seperti disebutkan dalam kajian kesehatan, “ada banyak keluhan kesehatan yang bisa muncul ketika cuaca panas ekstrem terjadi,” termasuk masalah pada kulit akibat paparan sinar matahari langsung.

Kulit merupakan organ yang paling pertama terpapar panas, sehingga rentan mengalami kekeringan, kemerahan, hingga rasa perih. Kondisi ini umumnya dipicu oleh berkurangnya kadar air dalam tubuh akibat keringat berlebih.

Baca Juga: Jangan Abaikan 4 Gejala Ini, Bisa Jadi Tanda Awal Gagal Ginjal

Salah satu langkah utama yang perlu dilakukan adalah menjaga hidrasi tubuh. Asupan cairan yang cukup tidak hanya penting bagi organ dalam, tetapi juga membantu menjaga kelembapan kulit agar tidak mudah iritasi. Selain itu, penggunaan pelembap juga dapat membantu mempertahankan kadar air pada kulit.

Pemilihan pakaian juga menjadi faktor penting dalam melindungi kulit. Disarankan menggunakan bahan yang ringan dan mudah menyerap keringat seperti katun atau linen, serta memilih warna terang agar tidak menyerap panas berlebih.

Selain itu, masyarakat dianjurkan menghindari paparan sinar matahari langsung pada waktu-waktu tertentu, terutama antara pukul 11.00 hingga 15.00. Pada jam tersebut, intensitas sinar ultraviolet berada pada tingkat tertinggi yang berpotensi merusak kulit.

Baca Juga: Hari Nelayan Ujunggenteng ke-60, Panitia Gelar Donor Darah Bersama RSUD Jampangkulon

Penggunaan tabir surya menjadi langkah perlindungan yang tidak boleh diabaikan. Pemakaian sunscreen dengan SPF minimal 30 dinilai efektif membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat menyebabkan kulit terbakar dan kering.

Gejala gangguan kulit akibat cuaca panas umumnya ditandai dengan kulit kering, kemerahan, rasa gatal, hingga munculnya bintik-bintik pada area yang sering berkeringat. Dalam kondisi tertentu, masalah ini dapat berkembang menjadi gangguan kulit yang lebih serius jika tidak ditangani dengan baik.

Oleh karena itu, menjaga pola perawatan kulit serta menghindari paparan panas berlebih menjadi langkah sederhana namun efektif untuk mencegah dampak buruk cuaca ekstrem. Upaya ini penting agar aktivitas tetap berjalan optimal tanpa terganggu masalah kesehatan kulit.