Berita SukabumiBerita UtamaKabupaten Sukabumi

Yudha Sukmagara: Koperasi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat, Kendala Lahan Harus Segera Diatasi

×

Yudha Sukmagara: Koperasi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat, Kendala Lahan Harus Segera Diatasi

Sebarkan artikel ini
Yudha Sukmagara, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, sekaligus Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Sukabumi, saat di wawancarai Sukabumiku.id, pada beberapa hari lalu. (Poto: Yandi Chandra/ Sukabumiku.id).

SUKABUMI – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi yang juga Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, menilai program pembentukan koperasi desa memiliki potensi besar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kendala yang perlu diselesaikan, terutama terkait ketersediaan lahan di beberapa desa.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Yudha mengatakan sebagian besar koperasi desa di Kabupaten Sukabumi telah terbentuk. Namun, sejumlah desa masih menghadapi hambatan karena belum memiliki lahan untuk mendukung operasional koperasi.

“Secara umum koperasi desa sudah terbentuk. Namun memang di beberapa desa masih ada kendala, yaitu belum memiliki lahan. Hal itu juga sudah dilaporkan kepada Kementerian Koperasi,” ujar Yudha.

Baca Juga: Jampangkulon Tunjukkan Kapasitas sebagai Tuan Rumah PORSADIN VIII, Kolaborasi Jadi Kunci Kesuksesan

Ia menambahkan, persoalan tersebut juga telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam momentum peringatan Hari Koperasi Nasional beberapa waktu lalu, sehingga diharapkan dapat segera memperoleh solusi dari pemerintah pusat.

Menurut Yudha, tujuan utama pembentukan koperasi desa sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun perekonomian nasional yang bertumpu pada kekuatan masyarakat di tingkat bawah.

“Tujuan program ini sangat mulia. Presiden ingin mendongkrak ekonomi bukan dari atas ke bawah, tetapi dari bawah ke atas. Konsep ekonomi kerakyatan melalui koperasi saya rasa sangat baik,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak memberikan kepercayaan kepada pemerintah pusat untuk menjalankan program tersebut secara optimal. Menurutnya, berbagai kekurangan yang masih ditemukan harus dijadikan pekerjaan rumah bersama agar pelaksanaan koperasi desa semakin baik ke depan.

Yudha juga mengingatkan bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki tantangan tersendiri mengingat jumlah desa yang mencapai 381 desa serta wilayahnya yang sangat luas.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Buka Akses Perlindungan bagi Pengurus Koperasi Merah Putih

“Kabupaten Sukabumi memiliki 381 desa. Ini tentu menjadi tantangan besar karena wilayah kita sangat luas. Sekarang koperasi sudah terbentuk, tinggal kita lihat implementasinya apakah benar-benar bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ia optimistis apabila koperasi yang telah terbentuk mampu berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, maka pembentukan koperasi di desa-desa yang masih terkendala akan lebih mudah untuk direalisasikan.

“Kita berikan kesempatan kepada Presiden Prabowo untuk menjalankan program-program terbaiknya. Jika program ini berhasil, saya yakin koperasi desa akan menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.