SUKABUMI – Di balik upaya percepatan pemulihan fisik pascakebakaran yang melanda Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, perhatian besar juga diarahkan pada pemulihan kondisi psikologis para penyintas. Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan warga yang terdampak tidak hanya mendapat bantuan logistik, tetapi juga pendampingan kesehatan dan trauma healing.
Saat meninjau lokasi kebakaran pada Senin (27/7/2026) malam, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan bahwa kondisi masyarakat mulai berangsur membaik. Tim kesehatan dari puskesmas masih disiagakan untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan para penyintas dapat melewati masa sulit pascabencana.
Menurutnya, beberapa hari setelah kebakaran sempat muncul trauma, terutama di kalangan warga yang kehilangan tempat tinggal. Namun berkat pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, kondisi psikologis masyarakat kini mulai pulih.
Baca Juga: Diskominfosan Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan yang Catut Nama Kajari Kabupaten Sukabumi
Selain layanan kesehatan, pemerintah juga mempercepat pemulihan administrasi kependudukan warga. Dokumen penting seperti Kartu Keluarga dan KTP yang hangus terbakar segera diterbitkan kembali agar masyarakat dapat mengakses berbagai bantuan pemerintah tanpa kendala.
Pemerintah juga telah menyelesaikan pendataan rekening penerima bantuan bersama Bank BJB sehingga proses penyaluran bantuan sosial, termasuk bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dapat segera direalisasikan.
Meski kebutuhan logistik selama masa tanggap darurat dinilai masih mencukupi, perhatian kini mulai diarahkan pada tahapan rehabilitasi rumah warga. Pemerintah telah menyelesaikan pendataan bangunan yang terdampak, namun pembangunan kembali akan menyesuaikan keputusan pihak Kasepuhan agar tetap menghormati nilai-nilai adat Kampung Adat Ciptamulya.
Baca Juga: 833 Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Temukan Pelanggaran Higienitas dan Sanitasi
Wakil Bupati menegaskan proses pemulihan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Keberhasilan penanganan bencana merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Forkopimcam Cisolok, BPBD, Dinas Sosial, Disdukcapil, DPMD, tenaga kesehatan, para jaro, sesepuh adat hingga relawan yang terus mendampingi masyarakat sejak hari pertama kejadian.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun berkomitmen mengawal seluruh proses pemulihan hingga warga Kampung Adat Ciptamulya dapat kembali tinggal dengan aman dan menjalankan aktivitas sehari-hari seperti sediakala.

