JAWABARAT — Pasca seorang nelayan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia setelah perahu yang ditumpanginya terbalik akibat dihantam ombak besar, pihak kepolisian mengeluarkan sejumlah imbauan keselamatan bagi masyarakat yang beraktivitas di laut maupun kawasan pantai.
Dikutip SukabumiKu.id, Jumat (14/8/2026), Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP M Anang Tri Sodikin meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan potensi bahaya saat beraktivitas di laut.
“Kami dari Satuan Polairud Polres Pangandaran mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di laut,” ujar Anang melalui WhatsApp, Jumat (14/8/2026) pagi.
Baca Juga : Resep Dadar Gulung Ubi Ungu, Lembut dan Manis dengan Isian Vla Jagung
Anang mengingatkan masyarakat untuk memahami kondisi arus dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di perairan. Terlebih, arus balik di sejumlah lokasi dapat sangat kuat dan berpotensi menyeret seseorang ke tengah laut.
Berikut sejumlah imbauan keselamatan yang disampaikan Satpolairud Polres Pangandaran:
1. Hindari Turun ke Air di Lokasi Berbahaya
Masyarakat diminta tidak sembarangan turun ke air, terutama di lokasi yang memiliki arus balik kuat.
Arus balik dapat menyeret seseorang menjauh dari bibir pantai hingga ke tengah laut.
2. Jangan Membelakangi Ombak
Masyarakat yang berada di pinggir pantai diimbau tidak duduk atau berdiri dengan posisi membelakangi ombak, termasuk ketika berswafoto atau selfie.
Ombak besar dapat datang secara tiba-tiba dan berpotensi menyeret seseorang ke laut.
3. Periksa Informasi Cuaca Sebelum Melaut
Nelayan dan masyarakat yang hendak beraktivitas di laut diminta memastikan kondisi cuaca dan perairan terlebih dahulu.
Informasi sebaiknya diperoleh dari sumber resmi seperti BMKG, Basarnas, Tagana, maupun instansi terkait lainnya.
4. Gunakan Peralatan Keselamatan
Nelayan maupun masyarakat yang beraktivitas di laut diminta selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, seperti pelampung dan peralatan keselamatan lainnya sesuai kebutuhan.
Penggunaan alat keselamatan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi kondisi darurat selama berada di perairan.
5. Patuhi Arahan Petugas
Masyarakat diminta mengikuti instruksi petugas pantai dan menghindari lokasi maupun aktivitas yang telah dinyatakan berbahaya atau dilarang.
Anang mengatakan, imbauan tersebut merupakan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Imbauan kami disampaikan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Masyarakat jangan memaksakan diri beraktivitas di laut apabila kondisi cuaca dan gelombang membahayakan keselamatan,” kata Anang.
Polisi mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan mempertimbangkan kondisi cuaca, gelombang, serta arus sebelum melakukan aktivitas di laut maupun kawasan pantai.(SE)

