OSUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi optimistis Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 dapat mulai dimanfaatkan masyarakat pada momentum Lebaran 2027. Optimisme tersebut seiring progres pembangunan yang telah mencapai 81,49 persen hingga Juni 2026.
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengatakan perkembangan pembangunan tersebut menjadi sinyal positif bagi konektivitas Sukabumi dengan wilayah lainnya.
“Melihat perkembangan pembangunan Tol Bocimi Seksi 3, kami cukup optimistis bahwa besar kemungkinan ruas ini dapat dibuka dan dimanfaatkan masyarakat pada momentum Lebaran 2027,” kata Bobby, Rabu (19/8/2026).
Meski demikian, Bobby menegaskan bahwa rencana pemanfaatan ruas tol tersebut tetap harus mempertimbangkan aspek keselamatan dan kelayakan operasional. Artinya, pembukaan saat Lebaran nantinya belum tentu langsung menjadi pengoperasian secara permanen.
Berdasarkan informasi yang diterima Pemkot Sukabumi, pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 ditargetkan selesai pada kuartal II 2027. Dengan progres yang sudah mencapai lebih dari 80 persen, pemerintah daerah melihat peluang ruas tersebut dapat digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.
“Optimisme ini bukan tanpa alasan. Per Juni 2026, progres pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 telah mencapai 81,49 persen, sementara target penyelesaiannya berada pada kuartal II tahun 2027,” ujarnya.
Bobby mengungkapkan, peluang pengoperasian pada 2027 juga diperoleh dari hasil audiensi Wali Kota Sukabumi dengan Wakil Menteri Perhubungan.
“Info terakhir dari Pak Wamenhub, pada saat Pak Wali Kota melakukan audiensi, besar kemungkinan Tol Bocimi Seksi 3 beroperasi tahun 2027,” ungkapnya.
Menurut Bobby, apabila ruas tol dibuka pada momentum Lebaran, kemungkinan besar skemanya masih berupa uji coba untuk mendukung kelancaran arus kendaraan. Setelah periode tersebut, kesiapan dan kelayakan jalan akan kembali dievaluasi sebelum diputuskan untuk dibuka secara umum.
“Momennya seperti biasa, percobaan dibuka pada saat Lebaran. Setelah itu akan dilihat lagi kesiapan dan visibilitasnya untuk benar-benar dibuka secara umum,” jelas Bobby.
Pemkot Sukabumi menilai kehadiran Tol Bocimi Seksi 3 bukan hanya akan berdampak terhadap sektor transportasi, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Akses yang semakin mudah diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, sekaligus membuka peluang baru bagi sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya di Kota Sukabumi.
“Bagi Kota Sukabumi, hadirnya Tol Bocimi Seksi 3 bukan hanya tentang semakin mudahnya akses transportasi, tetapi juga menjadi momentum besar untuk menggerakkan perekonomian daerah,” tegasnya.
Dengan progres pembangunan mencapai 81,49 persen dan target penyelesaian pada kuartal II 2027, Pemkot Sukabumi berharap pembangunan berjalan sesuai jadwal. Namun, pemerintah daerah menegaskan keselamatan dan kelayakan operasional tetap menjadi prioritas sebelum ruas tol benar-benar dimanfaatkan masyarakat.
Jika terealisasi, pemanfaatan Tol Bocimi Seksi 3 pada Lebaran 2027 akan menjadi momentum penting bagi Sukabumi, terutama dalam memperkuat konektivitas sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah.

