SUKABUMI — Perhelatan Turnamen Tenis Meja PWI Cup II yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi semakin meriah. Memasuki hari kedua pelaksanaan, ratusan atlet dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung di GOR Tenis Meja Rengganis, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jumat (4/9/2026).
Tahun ini, turnamen tersebut diikuti sebanyak 446 atlet yang berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Bogor, Bandung, Bekasi, Karawang, Jakarta, Tangerang dan Sukabumi.
Para peserta berkompetisi dalam sejumlah kategori, yakni Divisi C, Divisi D, ganda (double), serta kategori pelajar SD.
Ketua PWI Kota Sukabumi, Ikbal Zailani, mengatakan PWI Cup II tidak hanya diarahkan sebagai ajang mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong budaya hidup sehat sekaligus mempererat silaturahmi antara insan pers dengan masyarakat.
Baca Juga: Lulus Kuliah Bukan Akhir, Bupati Sukabumi Minta Wisudawan Nusa Putra Terjun ke Masyarakat
Menurut Ikbal, aktivitas olahraga penting bagi wartawan yang sehari-hari menghadapi tuntutan pekerjaan dan mobilitas yang cukup tinggi.
“Selain cerdas pikiran, tentunya kita juga harus sehat lahir dan batin. Tidak hanya tenis meja, sebelumnya PWI juga pernah menggelar kegiatan olahraga seperti futsal dan olahraga lainnya,” ujar Ikbal.
Ia menegaskan, aspek silaturahmi dan persaudaraan menjadi salah satu semangat utama dalam penyelenggaraan PWI Cup II.
Baca Juga: Pengembangan Jagung di Tomage Masih Hadapi Kendala Lahan hingga Pasar
PWI Kota Sukabumi, lanjutnya, berharap dukungan dari pemerintah, masyarakat, komunitas olahraga, dunia usaha maupun berbagai pihak lainnya dapat terus terjalin. Namun, dukungan tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan kompetisi, tetapi juga mampu memperkuat hubungan antarelemen masyarakat.
“Memang menjadi sebuah harapan kita agar PWI bisa terus didukung semua pihak. Tetapi yang paling kita tekankan adalah silaturahmi dan persaudaraan,” katanya.
Libatkan Ratusan Atlet dan Pelajar
Sementara itu, Ketua Panitia PWI Cup II Kota Sukabumi, Garis Nurbogarullah, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta.
Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai ratusan orang menunjukkan bahwa olahraga tenis meja masih memiliki basis peminat yang kuat, baik di Kota Sukabumi maupun daerah lainnya.
“Alhamdulillah, jumlah atlet yang hadir cukup banyak. Peserta datang dari berbagai daerah dan mengikuti sejumlah kategori, mulai Divisi C, Divisi D, ganda, hingga kategori pelajar,” ungkapnya.
Keterlibatan pelajar SD juga menjadi perhatian tersendiri bagi panitia. Selain memberikan pengalaman bertanding sejak usia dini, kategori tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk menemukan bibit-bibit atlet tenis meja potensial.
Baca Juga: HJKS Kabupaten Sukabumi Diisi Aksi Sosial, Lebih dari 150 Anak Ikuti Khitanan Massal
Garis berharap PWI Cup II tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari ekosistem pembinaan tenis meja di Kota Sukabumi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sukabumi, sponsor dan donatur, komunitas tenis meja, peserta, wasit, perangkat pertandingan serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.
Disporapar Dorong Lahirnya Atlet Muda
Dukungan terhadap penyelenggaraan PWI Cup II juga datang dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi.
Kepala Bidang Olahraga Disporapar Kota Sukabumi, Akhmad Ginanjar, menilai turnamen yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah tersebut memberikan dampak positif terhadap geliat olahraga, khususnya tenis meja.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah dan kelompok usia menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus memperluas ruang pembinaan atlet muda.
Baca Juga: Lahan Belakang SMAN 2 Sukabumi Terbakar, Tiga Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan talenta-talenta baru yang nantinya dapat membawa nama Kota Sukabumi dalam berbagai ajang olahraga di tingkat yang lebih tinggi.
PWI Cup II pun tidak semata-mata berbicara mengenai kemenangan.
Pertandingan menjadi ruang pertemuan antara wartawan, atlet, pemerintah, komunitas, masyarakat dan dunia usaha dalam suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.
Dengan melibatkan 446 atlet, PWI Cup II sekaligus memperlihatkan besarnya potensi pengembangan olahraga tenis meja di Kota Sukabumi. Tantangannya kini adalah bagaimana antusiasme tersebut dapat diteruskan melalui pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan.

