SUKABUMI — Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Usep. Ia mendatangi korban kebakaran di Kampung Cimahigirang, RT 22/RW 06, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, dan menyerahkan sejumlah bantuan kebutuhan sehari-hari.
Bantuan yang diberikan berupa peralatan bayi, sabun mandi, handuk, alat tulis kantor (ATK), serta sembako. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.
H. Usep mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan moral kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Baca Juga: Tumbangkan Pohon di Cikangkung Ciracap, Kabel WiFi Putus
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa warga di Kampung Cimahigirang. Bantuan ini memang tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, tetapi mudah-mudahan dapat sedikit meringankan kebutuhan para korban, khususnya dalam kondisi darurat seperti sekarang,” ujar H. Usep.
Ia juga berharap kebutuhan para korban setelah kebakaran dapat menjadi perhatian bersama. Menurutnya, penanganan pascakebakaran tidak hanya membutuhkan bantuan logistik, tetapi juga dukungan untuk pemulihan tempat tinggal warga yang terdampak.
“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana warga bisa segera mendapatkan kebutuhan dasar dan kembali memiliki tempat tinggal yang layak. Saya berharap seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, bisa bersama-sama membantu proses pemulihan para korban,” katanya.
Baca Juga: Menagih Janji Pemekaran Sukabumi Utara : Pemuda KNPI dan Presidium Mulai Habis Kesabaran
Musibah kebakaran sebelumnya terjadi pada Rabu malam (2/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Kobaran api diduga bermula dari korsleting listrik di salah satu rumah warga sebelum dengan cepat merambat ke bangunan lain.
Sebanyak delapan rumah terdampak, dengan rincian tujuh rumah mengalami kerusakan berat dan satu rumah mengalami kerusakan ringan. Selain bangunan, tiga unit sepeda motor dan satu sepeda listrik milik salah seorang korban turut hangus terbakar.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebanyak delapan keluarga harus mengungsi sementara ke rumah kerabat.
Komandan Posko VI Damkar Cisaat, Unang Sofyan, mengatakan tiga unit armada gabungan dari Posko Cisaat, Cibadak dan Damkar Kota Sukabumi dikerahkan untuk memadamkan api.
Baca Juga: Lahan Alang-alang Terbakar di Cicantayan Sukabumi, Damkar Cegah Api Merambat
“Pas datang ke sana api sudah membumbung tinggi dan merambat. Bangunan rumah yang sudah cukup tua serta faktor musim kemarau membuat api cepat membesar,” kata Unang.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 00.00 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan. Saat ini, P2BK Kadudampit bersama Forkopimcam masih melakukan pendataan kerugian yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Para korban masih membutuhkan dukungan berupa logistik, pakaian, perlengkapan bayi, kebutuhan rumah tangga hingga material bangunan untuk membantu proses pemulihan pascakebakaran.

