SUKABUMI – Kepedulian terhadap anak korban perundungan ditunjukkan Baraya Yusuf Maulana (BSM) Sukabumi Raya melalui pendampingan seorang siswa SMP di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, yang membutuhkan penanganan dokter gigi setelah mengalami patah gigi akibat kekerasan fisik.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan Ketua BSM Sukabumi Raya, Ridwan Ginanjar. Dalam keterangannya, BSM menyebut telah mendampingi korban untuk memperoleh penanganan dokter gigi dan menyampaikan apresiasi kepada drg. Otoy di Kecamatan Surade yang membantu proses tersebut.
Tindakan kekerasan dapat menimbulkan dampak fisik maupun psikologis yang memerlukan perhatian dari keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar.
Atas perstiwa itu, Yusuf Maulana menyampaikan pesan mengenai pentingnya perlindungan anak dan pencegahan perundungan.
“Setiap anak berhak mendapatkan rasa aman di lingkungan pendidikan. Sekolah, orang tua, dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mencegah perundungan serta memastikan anak yang menjadi korban memperoleh pendampingan yang tepat,” ujarnya.
Baca Juga: HUT ke-81 TNI, Yusuf Maulana Apresiasi Pengabdian Prajurit dan Sinergi Bersama Rakyat
Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pengawasan yang memadai, edukasi mengenai perilaku saling menghormati, serta mekanisme pelaporan yang memungkinkan korban memperoleh bantuan tanpa takut mengalami intimidasi lanjutan.
“Mari kita sama-sama upayakan agar hal seperti ini tidak terulang,” pungkasnya.

