Kesehatan

4 Makanan yang Bisa Membantu Meredakan Mual, Jahe hingga Saus Apel

×

4 Makanan yang Bisa Membantu Meredakan Mual, Jahe hingga Saus Apel

Sebarkan artikel ini

SUKABUMIKU – Rasa mual dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa muncul karena berbagai faktor, mulai dari gangguan pencernaan, mabuk perjalanan, hingga efek samping obat-obatan tertentu.

Selain beristirahat dan menjaga asupan cairan, pemilihan makanan juga dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada perut. Sejumlah bahan makanan dan minuman dikenal dapat membantu meredakan mual, di antaranya jahe, mint, saus apel, dan air lemon.

Meski demikian, efektivitasnya dapat berbeda pada setiap orang, tergantung penyebab mual dan kondisi kesehatan masing-masing.

1. Jahe

Jahe telah lama digunakan sebagai bahan alami untuk membantu mengatasi mual. Sejumlah penelitian menunjukkan jahe berpotensi membantu meredakan mual, termasuk pada ibu hamil dan orang yang mengalami mual akibat kondisi tertentu.

Jahe dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman hangat atau dicampurkan ke dalam makanan. Namun, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan toleransi tubuh, terutama bagi orang yang mengalami gangguan lambung atau sensasi panas di dada.

2. Mint

Mint, termasuk peppermint, memiliki aroma khas yang dapat memberikan sensasi segar. Sebagian orang merasa lebih nyaman saat menghirup aromanya atau mengonsumsi minuman mint ketika mengalami mual.

Meski begitu, bukti ilmiah mengenai efektivitas mint untuk mengatasi mual masih terbatas. Pada sebagian orang, peppermint justru dapat memperburuk refluks asam lambung atau sensasi panas di dada.

3. Saus Apel

Saus apel atau apel yang dihaluskan dapat menjadi pilihan makanan ringan ketika perut terasa tidak nyaman. Teksturnya lembut sehingga relatif mudah dikonsumsi oleh sebagian orang yang sedang mengalami mual.

Pilih saus apel yang tidak mengandung terlalu banyak gula tambahan. Konsumsilah dalam porsi kecil terlebih dahulu untuk mengetahui apakah makanan tersebut dapat diterima oleh tubuh.

4. Air Lemon

Air lemon yang dicampur dengan air putih dapat menjadi alternatif minuman bagi orang yang merasa terbantu oleh aroma atau rasa segarnya. Menjaga asupan cairan juga penting, terutama apabila mual disertai muntah.

Namun, air lemon bukan obat untuk mengatasi mual. Kandungan asamnya dapat memperburuk gejala pada orang yang mengalami refluks asam lambung. Jika demikian, air putih dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman.

Cara Mengurangi Mual yang Perlu Diperhatikan

Selain memilih makanan yang sesuai, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi mual, antara lain:

  • Makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.
  • Menghindari makanan berminyak, pedas, atau beraroma tajam jika memicu mual.
  • Minum air sedikit demi sedikit tetapi secara teratur.
  • Beristirahat dan menghindari aktivitas yang memperburuk gejala.
  • Menghindari langsung berbaring setelah makan jika mengalami refluks asam lambung.

Kapan harus mencari pertolongan medis?

Mual yang berlangsung terus-menerus atau disertai muntah berulang perlu mendapat perhatian. Segera cari pertolongan medis jika muncul tanda dehidrasi, nyeri perut hebat, muntah berdarah, atau muntah berwarna hijau. Jika mual tidak membaik atau sering berulang, pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Jahe, mint, saus apel, dan air lemon dapat menjadi pilihan pendamping untuk sebagian orang, tetapi tidak semuanya terbukti efektif untuk setiap penyebab mual. Penanganan yang tepat tetap bergantung pada kondisi yang mendasarinya.