SUKABUMI – Kebutuhan air bersih, perbaikan jalan lingkungan, hingga peningkatan fasilitas kesehatan menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan warga Kampung Cipeundeuy, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, kepada anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Yusuf Maulana.
Aspirasi tersebut dihimpun dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan DPRD Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan Yusuf Maulana pada awal Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan warga.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar, infrastruktur, pelayanan kesehatan, sarana keagamaan, pertanian, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Yusuf Maulana menjelaskan, saat kegiatan berlangsung belum terdapat program atau kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Kampung Cipeundeuy yang sedang direalisasikan dan dapat menjadi objek pemantauan langsung. Karena itu, kegiatan lebih difokuskan pada silaturahmi, dialog, dan penyerapan aspirasi masyarakat.
“Alhamdulillah, pada kesempatan ini kami bisa bersilaturahmi langsung dengan masyarakat sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi yang disampaikan oleh warga. Aspirasi yang muncul sebagian besar berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari air bersih, infrastruktur lingkungan, fasilitas kesehatan, sarana keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi,” ujar Yusuf.
Ia mengatakan, seluruh masukan warga diterima dan dicatat untuk selanjutnya disampaikan kepada pihak terkait. Menurutnya, aspirasi tersebut perlu dikawal melalui mekanisme pemerintahan yang berlaku agar dapat dikaji sesuai kewenangan dan prioritas pembangunan.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian warga adalah penyediaan sumber air bersih, terutama untuk menghadapi musim kemarau. Masyarakat mengusulkan pembangunan sumur bor atau penyediaan sarana air bersih lain yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat.
Di bidang infrastruktur, warga berharap adanya pengecoran dan perbaikan jalan gang untuk menunjang mobilitas serta aktivitas sehari-hari. Pemeliharaan dan penataan tempat pemakaman umum (TPU) juga menjadi usulan agar fasilitas tersebut tetap bersih, terawat, dan layak digunakan.
Selain itu, masyarakat mengusulkan pembangunan maupun pemeliharaan fasilitas Posyandu di lingkungan RT dan RW. Keberadaan fasilitas kesehatan dasar dinilai penting untuk mendukung pelayanan bagi ibu, bayi, balita, dan masyarakat secara umum.
Warga juga menyampaikan kebutuhan rehabilitasi sarana dan prasarana keagamaan, khususnya tempat ibadah yang memerlukan perbaikan dan pemeliharaan.
Di sektor ekonomi, aspirasi diarahkan pada pemberdayaan pemuda dan kaum ibu melalui pelatihan keterampilan, pengembangan usaha produktif, serta kegiatan ekonomi kreatif. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Sementara itu, warga yang bergerak di sektor pertanian mengharapkan dukungan berupa bantuan bibit tanaman dan alat pertanian untuk menunjang produktivitas serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Yusuf menilai berbagai persoalan yang disampaikan warga Cipeundeuy juga memiliki kesamaan dengan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah lain di Kota dan Kabupaten Sukabumi. Ketersediaan air bersih, infrastruktur lingkungan, pelayanan dasar, dan penguatan ekonomi keluarga masih menjadi perhatian yang membutuhkan koordinasi berbagai pihak.
Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Sukabumi, Yusuf menegaskan komitmennya untuk menampung dan meneruskan aspirasi tersebut kepada pihak terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Bapak dan Ibu sekalian adalah masyarakat yang kami wakili. Karena itu, setiap aspirasi yang disampaikan tentu menjadi perhatian bagi kami. Saya terima dan saya catat, kemudian akan saya sampaikan dan laporkan kepada pihak terkait,” katanya.
Ia berharap aspirasi masyarakat dapat memperoleh jawaban dan tindak lanjut sesuai kewenangan, prioritas pembangunan, serta kemampuan anggaran yang tersedia.
Yusuf juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Melalui dialog langsung, berbagai persoalan di lapangan diharapkan dapat diketahui lebih awal dan menjadi bahan pertimbangan dalam mendorong kebijakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Kegiatan pengawasan dan penjaringan aspirasi yang dilaksanakan secara berkala di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat, sekaligus membantu mengidentifikasi kebutuhan pembangunan secara lebih tepat sasaran.

