SUKABUMI – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menjadi sorotan setelah seorang warganet bernama Nadiyahayati Sudrajat menceritakan kondisi keponakannya bernama Alifa, anak berusia 8 tahun asal Kampung Cidita, RT 18 RW 04, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.
Dalam postingan itu, Nadiyahayati mengungkapkan bahwa sejak lahir Alifa memiliki kebutuhan khusus. Ia tidak bisa berbicara maupun bergerak, hanya bisa terbaring dan menangis. Namun, hingga kini keluarga merasa belum ada perhatian dari aparat setempat, bahkan pihak RT sekalipun.
Keluarga mengaku sudah berulang kali berusaha mengurus surat dan data untuk pengobatan, tetapi tidak mendapat tanggapan. Bahkan, menurut mereka, ada pihak yang hanya meminta foto dan video dengan janji akan diajukan ke instansi terkait, namun tanpa hasil.
“Selama ini kami hanya sabar dan diam saja. Baru kali ini aku memberanikan diri untuk up di sosmed. Karena di Sukabumi dan sekitarnya pengobatan bagi si miskin sangat dipersulit. Maka di sini kami mulai berani buka suara. Semoga ada pemerintah yang peduli,” tulis Nadiyahayati dalam unggahannya.
Postingan tersebut pun menuai simpati dan harapan dari warganet agar pemerintah maupun pihak terkait segera turun tangan membantu keluarga Alifa.
Terkait peristiwa tersebut saat ini tim sukabumiku.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pemerintah setempat maupun Kabupaten Sukabumi.

