Nasional

Angin Kencang Ancam Pesisir, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Jawa Barat dan Sekitarnya

×

Angin Kencang Ancam Pesisir, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Jawa Barat dan Sekitarnya

Sebarkan artikel ini
gelombang tinggi
Foto Laut Pelabuhan Ratu Sei / Sukabumiku.id

SUKABUMIBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi dan banjir rob yang dapat terjadi pada Jumat, (24/10/2025), di sejumlah wilayah perairan Indonesia, termasuk di sekitar pesisir Jawa Barat.

Menurut laporan BMKG, terjadi peningkatan kecepatan angin di beberapa perairan, terutama di Laut Andaman dan Laut Cina Selatan, dengan kecepatan mencapai lebih dari 25 knot. Kondisi ini dapat memicu gelombang laut tinggi di wilayah perairan tersebut dan berdampak pada perairan sekitar Indonesia, termasuk Samudra Hindia selatan Jawa.

“Peningkatan kecepatan angin di Laut Andaman dan Laut Cina Selatan dapat meningkatkan ketinggian gelombang laut di perairan sekitarnya,” tulis BMKG dalam peringatan resminya.

Baca Juga : Curug Citaman Sukabumi Bangkit, Dongkrak Sektor Wisata dan Ekonomi Lokal Kecamatan Cicurug

Selain potensi gelombang tinggi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga mengingatkan adanya potensi banjir rob (banjir pasang air laut) yang dapat terjadi di sejumlah wilayah pesisir pada Jumat (24/10).

Daerah yang berpotensi terdampak banjir rob antara lain:

  • Pesisir Sumatera bagian utara,

  • Lampung,

  • Banten, Jakarta, dan Jawa Barat,

  • Jawa Timur, Bali,

  • Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan,

  • Sulawesi Utara, serta

  • Maluku.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat pesisir, terutama nelayan dan warga yang beraktivitas di sekitar pelabuhan, untuk:

  1. Mewaspadai peningkatan ketinggian gelombang laut,

  2. Mengamankan perahu dan alat tangkap ikan,

  3. Tidak memaksakan pelayaran bila kondisi laut tidak memungkinkan, serta

  4. Mengantisipasi potensi banjir rob, terutama pada waktu pasang maksimum air laut.

Redaksi Sukabumiku mengingatkan agar masyarakat selalu memantau pembaruan informasi cuaca dan gelombang laut melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.(SE)