SUKABUMI – Arus balik Lebaran di wilayah Sukabumi masih menunjukkan kepadatan hingga Kamis (26/3/2026). Ribuan kendaraan tercatat belum kembali ke arah Bogor dan Jakarta, membuat lalu lintas di jalur utama tetap ramai.
Data yang dihimpun menunjukkan sekitar 23 ribu kendaraan masih berada di wilayah Sukabumi dan belum melintasi jalur keluar. Kondisi ini membuat arus kendaraan didominasi pergerakan menuju luar daerah.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Iptu M. Yanuar Fajar, mengatakan pihaknya terus melakukan upaya penguraian kepadatan di sejumlah titik rawan.
Baca Juga: Dugaan Pencemaran Nama Baik, Wartawan Sukabumi Siapkan Langkah Hukum atas Narasi “Wartawan Bodrex”
Ia menyebut arus balik saat ini masih didominasi kendaraan keluar, baik dari wisatawan maupun pemudik. Untuk mempercepat pergerakan kendaraan, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah.
“Kami melaksanakan CB One Way dari arah Cibadak menuju Bogor dan Jakarta untuk mempercepat pengurasan arus kendaraan,” ujarnya.
Meski demikian, volume kendaraan disebut mulai mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya yang menjadi puncak arus balik. Pada Rabu (25/3), sekitar 15 ribu kendaraan tercatat keluar melalui Gerbang Tol Bocimi Parungkuda.
Baca Juga: Punya KIA, Anak-anak Dapat Diskon 20 Persen Masuk Wisata Oasis Sukabumi
Selain rekayasa di jalur arteri, keberadaan Tol Bocimi Seksi 3 ruas Cibadak–Karangtengah yang difungsikan sementara juga membantu mengurai kepadatan. Jalur ini dibuka pada pukul 13.00 hingga 17.00 WIB khusus untuk arus balik.
Langkah tersebut dinilai efektif mengurangi penumpukan kendaraan di titik rawan seperti Pasar Cibadak dan Simpang Ratu yang kerap menjadi simpul kemacetan.
Namun demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan mempersiapkan perjalanan dengan baik. Pasalnya, jumlah kendaraan yang belum kembali masih cukup besar.
“Jumlah hari ini memang berkurang dibanding kemarin, tapi arus tetap padat dan didominasi kendaraan keluar wilayah Sukabumi,” kata Yanuar.
Dengan kondisi tersebut, arus balik diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, seiring sisa pemudik yang kembali ke kota tujuan.

