SUKABUMI – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, sejak Minggu pagi (11/1/2026) berdampak serius pada aktivitas masyarakat. Luapan Sungai Cidolog dan Sungai Cilangkob menyebabkan jalur provinsi ruas Cidolog terendam banjir dan tak bisa dilalui kendaraan hingga siang hari.
Genangan air dengan ketinggian lebih dari satu meter menutup badan jalan di sejumlah titik strategis. Kondisi ini membuat arus lalu lintas lumpuh total, memaksa warga, pengendara, hingga angkutan barang menghentikan perjalanan atau memutar melalui jalur alternatif yang lebih jauh.
Tak hanya luapan sungai, banjir juga dipicu oleh aliran air dari tebing-tebing sekitar jalan yang masuk ke saluran drainase. Namun, kapasitas drainase yang terbatas membuat air meluap kembali ke jalan raya.
“Air bukan hanya dari sungai, tapi juga dari limpasan tebing yang masuk ke drainase jalan provinsi. Karena debitnya besar, saluran tidak mampu menampung,” ungkap Danposramil Cidolog Koramil 2211 Sagaranten, Serka Ajidin.
Baca Juga: Tak Bisa Duduk dan Berdiri, Syarip Dapat Perhatian Khusus Camat Jampangkulon
Wilayah terdampak meliputi Kampung Ciawi dan Kampung Sinarjaya Desa Mekarjaya, serta sekitar SDN Cipamingkis, Desa Cipamingkis. Di lokasi tersebut, kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas.
Sejumlah unsur gabungan, mulai dari TNI, Polsek Sagaranten, pihak kecamatan, P2BK, Tagana, pemerintah desa hingga relawan, terus siaga di lapangan untuk memantau perkembangan banjir sekaligus mengantisipasi risiko lanjutan.
Petugas juga aktif memberikan imbauan kepada warga agar tidak memaksakan melintas, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih bertahan dan jalur provinsi Cidolog belum bisa difungsikan. Warga berharap ada penanganan jangka panjang, terutama perbaikan sistem drainase dan pengendalian aliran air, agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.

