Berita Utama

Bantahan untuk Trump, Verifikasi BBC Ungkap Dugaan Rudal Tomahawk AS dalam Serangan Sekolah Perempuan di Iran

×

Bantahan untuk Trump, Verifikasi BBC Ungkap Dugaan Rudal Tomahawk AS dalam Serangan Sekolah Perempuan di Iran

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar dari rekaman video diduga rudal Tomahawk milik amerika seaat menyerang objek sekitar sekolah perempuan di Iran. Foto: BBC

MINAB – Temuan analisis media Inggris BBC menimbulkan kontroversi baru terkait serangan mematikan di dekat sebuah sekolah perempuan di Iran selatan. Investigasi BBC Verify menyebut rudal yang menghantam kawasan tersebut memiliki karakteristik kuat sebagai Tomahawk milik Amerika Serikat.

Serangan terjadi di Kota Minab, dekat Sekolah Dasar Shajareh Tayebeh, yang berlokasi berdampingan dengan fasilitas militer Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Pemerintah Iran melaporkan sedikitnya 168 orang tewas akibat peristiwa itu, termasuk sekitar 110 anak-anak.

Rekaman video yang beredar dan dirilis kantor berita semi-militer Iran, Mehr, memperlihatkan momen sebuah rudal menghantam kompleks militer IRGC. Tim BBC Verify kemudian memeriksa keaslian video tersebut melalui pencocokan citra satelit, lokasi, dan analisis pakar.

Baca Juga: Mengapa Mudik Gratis Sukabumi Belum Digelar Lagi? Ini Penjelasan Dishub

Hasil kajian sejumlah ahli menyebut amunisi yang terlihat dalam rekaman memiliki ciri khas rudal Tomahawk, salah satu senjata jelajah jarak jauh yang digunakan militer Amerika Serikat.

Seorang analis dari Mackenzie Intelligence Services menyebut rudal dalam video tersebut memiliki seluruh karakteristik Tomahawk pada fase akhir penerbangannya.

Wes Bryant, analis keamanan nasional sekaligus mantan personel Angkatan Udara Amerika Serikat, juga menguatkan temuan tersebut. Ia menyatakan bahwa bukti adanya beberapa serangan di kawasan kompleks IRGC menunjukkan pola operasi militer yang terencana.

Menurut Bryant, pola tersebut menunjukkan kemungkinan adanya operasi militer Amerika Serikat yang dilakukan secara presisi.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Jajaki Dukungan DPRD Jabar untuk Pengembangan Destinasi Wisata

Temuan ini bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sebelumnya menuding Iran sebagai penyebab ledakan di sekolah tersebut.

“Berdasarkan apa yang saya lihat, itu dilakukan oleh Iran,” kata Trump kepada wartawan di dalam pesawat Air Force One, sambil menyebut persenjataan Iran tidak akurat.

Namun sejumlah pakar justru menilai kecil kemungkinan rudal Iran menyebabkan ledakan sebesar itu. Direktur Armament Research Services, N R Jenzen Jones, mengatakan bahwa rudal Iran biasanya memiliki daya ledak lebih kecil dibandingkan sistem senjata seperti Tomahawk.

Baca Juga: Banyak Kecelakaan di Jalur Cibadak–Nagrak, Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Perbaikan Jalan

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat menyatakan masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Israel juga membantah keterlibatan dalam serangan yang terjadi di wilayah Iran selatan tersebut.

Peristiwa di Minab kini menjadi salah satu insiden paling mematikan dalam konflik terbaru di kawasan itu, karena menghancurkan sebagian bangunan sekolah yang saat itu sedang digunakan untuk kegiatan belajar.