SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya potensi gelombang tinggi serta peningkatan pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, (28/11/2025). Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter terpantau terjadi di sekitar Laut Natuna Utara, sehingga aktivitas pelayaran diminta meningkatkan kewaspadaan.
Di bagian timur Indonesia, BMKG mencatat adanya sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik Utara Papua. Fenomena atmosfer ini menimbulkan konvergensi dan konfluensi yang memanjang dari Samudra Pasifik Utara Pulau Halmahera hingga Papua Barat serta wilayah timur Filipina. Kondisi tersebut memicu peningkatan potensi terbentuknya awan hujan di area sekitar.
Baca Juga : Ramuan Obat Kuat Pria Ala Sukabumi: Telur Bebek Madu dan Susu Beruang
Selain itu, beberapa garis konvergensi lain juga terpantau di berbagai wilayah Indonesia, antara lain:
-
Dari Samudra Hindia hingga Sumatera Barat
-
Dari Selat Karimata menuju Laut Natuna
-
Di wilayah Laut Cina Selatan
-
Dari Laut Jawa hingga Kalimantan Selatan
-
Dari Kalimantan Selatan menuju Selat Malaka
-
Dari Laut Flores hingga Teluk Bone
Berbagai area tersebut berpotensi mengalami peningkatan curah hujan akibat terbentuknya awan konvektif.
BMKG mengimbau masyarakat dan pelaku transportasi laut serta udara untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini, mengingat kondisi atmosfer yang dinamis dapat berubah dalam waktu singkat.(SE)

