SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah pesisir Indonesia untuk mewaspadai potensi banjir rob atau banjir pasang air laut yang diperkirakan terjadi pada Kamis (23/10/2025).
Berdasarkan hasil analisis BMKG, fenomena pasang maksimum air laut berpotensi menyebabkan banjir rob di sejumlah daerah pesisir, terutama di Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Maluku.
BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh adanya fase bulan purnama yang dapat meningkatkan tinggi pasang air laut, ditambah faktor meteorologis berupa angin kencang dan gelombang tinggi di beberapa perairan.
Baca Juga : Curug Citaman Sukabumi Bangkit, Dongkrak Sektor Wisata dan Ekonomi Lokal Kecamatan Cicurug
Masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan, khususnya pada waktu air laut pasang. Aktivitas masyarakat seperti nelayan, bongkar muat di pelabuhan, serta kegiatan pariwisata pesisir diharapkan menyesuaikan dengan kondisi cuaca.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga meminta pemerintah daerah setempat untuk mengintensifkan pemantauan lapangan dan menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat pesisir agar dapat mengantisipasi dampak yang mungkin timbul.(SE)

