SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi dan banjir rob (pasang air laut) yang dapat terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada Kamis, (13/11/2025).
BMKG mencatat, gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudra Pasifik Utara Papua. Kondisi ini dinilai dapat mengganggu aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal nelayan dan kapal berukuran kecil.
Kepala Pusat Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat pesisir dan pelaku transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan perubahan tinggi gelombang secara mendadak.
Baca Juga : Ramuan Tradisional untuk Meningkatkan Stamina Pria Hanya Dengan Bawang Merah dan Sereh
Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika juga memperingatkan potensi banjir rob yang dapat melanda sejumlah wilayah pesisir Indonesia pada esok hari. Adapun wilayah yang perlu mewaspadai kenaikan pasang air laut meliputi:
-
Pesisir Kepulauan Riau
-
Pesisir Kepulauan Bangka Belitung
-
Pesisir selatan Jawa Barat
-
Pesisir utara Jawa Tengah
-
Pesisir Jawa Timur
-
Pesisir Kalimantan Selatan
-
Pesisir Kalimantan Barat
-
Wilayah pesisir Maluku
BMKG mengimbau masyarakat di daerah pesisir untuk mengamankan barang-barang berharga, tidak beraktivitas di area rendah dekat pantai, dan terus memantau informasi resmi cuaca maritim melalui kanal Info BMKG.
Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga akhir pekan, seiring dengan pengaruh fase bulan baru dan peningkatan kecepatan angin di beberapa perairan Indonesia.(SE)

