SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca maritim dan pesisir untuk Selasa, (25/11/2025). Sejumlah wilayah di Indonesia diminta mewaspadai gelombang laut tinggi dan potensi banjir pesisir akibat peningkatan aktivitas atmosfer dan angin kencang.
BMKG mencatat gelombang laut berpotensi mencapai 2,5 hingga 4 meter di perairan Samudra Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias serta Laut Natuna Utara. Kondisi tersebut dinilai cukup berbahaya bagi pelayaran, terutama kapal nelayan dan kapal ukuran kecil.
Baca Juga : Wisata Hemat di Sukabumi: Cikundul Suguhkan Air Panas Kolam Dingin dan Suasana Asri
Selain itu, BMKG juga mengingatkan adanya potensi banjir pesisir (rob) di berbagai wilayah, meliputi:
-
Aceh
-
Jambi
-
Bangka Belitung
-
Banten
-
Jakarta Utara
-
Selatan Jawa Barat
-
Utara Jawa Tengah
-
Nusa Tenggara Barat
-
Kalimantan Utara
-
Kalimantan Selatan
-
Kalimantan Barat
-
Kalimantan Tengah
Masyarakat di wilayah pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kenaikan permukaan air laut, terutama pada waktu pasang maksimum yang dapat memicu genangan di pemukiman rendah, pelabuhan, dan area tambak.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik juga mengimbau nelayan, operator pelayaran, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan untuk memantau perkembangan informasi cuaca dan gelombang melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisik.(SE)

