Nasional

BMKG : Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob Jumat, 7 November 2025

×

BMKG : Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob Jumat, 7 November 2025

Sebarkan artikel ini
Waspada Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Pesisir Indonesia
Waspada Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah Pesisir Indonesia. Foto : Sei / sukabumiku.id

SUKABUMI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut tinggi dan banjir rob yang dapat terjadi pada Jumat (7/11/2025) di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

Berdasarkan hasil analisis maritim, tinggi gelombang laut diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter di beberapa wilayah perairan, antara lain:

  • Selat Malaka bagian utara,

  • Samudra Hindia barat Sumatera,

  • Samudra Hindia selatan Jawa,

  • Samudra Hindia selatan Bali,

  • Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat, dan

  • Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator pelayaran, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi gelombang tinggi yang berpotensi membahayakan aktivitas di laut.

Baca Juga : Ramuan Obat Kuat Pria Ala Sukabumi: Telur Bebek Madu dan Susu Beruang

Potensi Banjir Rob di Sejumlah Wilayah

Selain gelombang tinggi, BMKG juga memperingatkan potensi banjir rob (pasang air laut maksimum) yang dapat terjadi di berbagai wilayah pesisir Indonesia.

Wilayah pesisir yang berpotensi terdampak antara lain:
Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Lampung, Banten, Jakarta, selatan Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Maluku.

Fenomena ini dapat menyebabkan genangan di daerah pesisir rendah, terutama saat air laut pasang bersamaan dengan periode gelombang tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat untuk:

  1. Memantau informasi cuaca maritim terkini melalui kanal resmi BMKG.

  2. Menghindari aktivitas di perairan berisiko tinggi, termasuk pelayaran kecil dan kegiatan di sekitar pantai.

  3. Mengamankan perahu dan barang di wilayah pesisir untuk menghindari kerusakan akibat air pasang.

  4. Meningkatkan kesiapsiagaan di daerah yang berpotensi terdampak banjir rob.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika akan terus memperbarui informasi dan peringatan dini sesuai perkembangan kondisi atmosfer dan laut terbaru.(SE)