SUKABUMI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator kapal, untuk mewaspadai potensi peningkatan gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan.
BMKG melaporkan adanya peningkatan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 25 knot yang terpantau di Samudra Hindia barat Lampung, perairan utara Australia, dan Laut Koral. Kondisi ini berpotensi meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah tersebut.
Selain itu, BMKG juga mencatat adanya potensi gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter di perairan Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
Baca Juga : Healing di Alam Sukabumi : Villa Damar Pondok Halimun Tepatnya
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika meminta masyarakat pesisir, terutama nelayan, kapal tradisional, kapal feri, hingga kapal berukuran besar, untuk lebih berhati-hati saat melintas di wilayah perairan yang berpotensi terdampak.
“Kami mengimbau agar aktivitas pelayaran memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang tinggi demi keselamatan,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Masyarakat pesisir juga diminta tetap waspada terhadap potensi dampak gelombang tinggi, termasuk risiko terhadap aktivitas bongkar muat di pelabuhan, wisata bahari, dan kegiatan pesisir lainnya.(Sei)

