JAKARTA – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menjadi perhatian dunia internasional. Pemerintah Indonesia menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah tersebut dan menyerukan agar semua pihak menahan diri.
Pemerintah menilai situasi yang terus memanas berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta berdampak terhadap perdamaian dan keamanan global. Karena itu, Presiden Prabowo Subianto sempat mengutarakan ide penyelesaian konflik melalui jalur dialog dan diplomasi.
Dalam perkembangan diplomatik tersebut, Presiden Prabowo Subianto disebut siap mengambil peran sebagai mediator. Kepala negara bahkan dikabarkan bersedia memfasilitasi pertemuan dialog jika kedua negara yang berseteru menyepakatinya.
Baca Juga: Pohon Setinggi 15 Meter Tumbang di Jalan Parigi Sukabumi, Akses Jalan Sempat Terganggu
Selain itu, muncul pula wacana bahwa Prabowo siap melakukan perjalanan langsung ke Teheran untuk menjalankan misi diplomasi guna membantu meredakan ketegangan di kawasan tersebut.
Di tengah berkembangnya isu tersebut, pendakwah sekaligus pegiat media sosial Felix Siauw turut memberikan komentar yang bernada satire melalui akun Instagram pribadinya.
“Saranku sih Pak @prabowo, seperti biasanya, kirimkan wapres kita (Gibran Rakabuming Raka) ke sana, saatnya anak muda Indonesia menyala di kancah geopolitik dunia!” tulis Felix dalam unggahannya pada Minggu (1/3/2026).
Baca Juga: Jadi Tersangka Korupsi PBB, Kades Neglasari Lengkong: Ini Kriminalisasi!
Komentar tersebut langsung memicu berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian menganggapnya sebagai candaan politik, sementara sebagian lainnya menilai pernyataan itu sebagai kritik terhadap peran Indonesia dalam dinamika geopolitik global.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengimbau warga negara Indonesia yang berada di wilayah konflik untuk tetap tenang dan terus mengikuti perkembangan situasi melalui sumber resmi pemerintah.
Baca Juga: Ayatollah Ali Khamenei yang Dibunuh Israel dan Amerika Adalah Cucu ke-38 Nabi Muhammad
Pemerintah juga memastikan akan terus memantau kondisi di kawasan tersebut serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin keselamatan WNI.
Di tengah situasi yang memanas, Indonesia kembali menegaskan komitmennya menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif, termasuk dengan mendorong penyelesaian konflik internasional melalui cara-cara damai dan diplomasi.

