SUKABUMI – Ustaz Adi Hidayat (UAH) menyampaikan pesan penting tentang makna kehilangan dalam kehidupan saat mengisi sebuah kajian keislaman. Dalam kajian tersebut, UAH menegaskan bahwa kehilangan akhlak merupakan bentuk kehilangan paling besar dibandingkan kehilangan harta maupun kesehatan.
Dalam penyampaiannya, UAH mengutip sebuah nasihat yang berbunyi, “Jika engkau kehilangan harta, engkau tidak kehilangan apa-apa. Jika engkau kehilangan kesehatan, engkau telah kehilangan sebagian dari sesuatu. Jika engkau kehilangan akhlak, maka engkau telah kehilangan segalanya.”
Menurut UAH, harta merupakan sesuatu yang berada di luar diri manusia dan bersifat sementara. Karena itu, kehilangan harta tidak seharusnya membuat seseorang putus asa, sebab masih dapat diupayakan kembali melalui kerja dan ikhtiar.
Baca Juga : Hadapi PSBS Biak, Berguinho Tegaskan Tekad Pertahankan Puncak Klasemen
Sementara itu, kesehatan disebut sebagai nikmat besar yang sangat memengaruhi kualitas hidup. UAH menjelaskan bahwa ketika kesehatan hilang, maka sebagian aktivitas dan ibadah pun akan ikut terganggu.
Namun, UAH menegaskan bahwa akhlak adalah fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Kehilangan akhlak, menurutnya, berarti kehilangan nilai, arah hidup, serta kemuliaan di hadapan Allah SWT dan sesama manusia.
Dalam kajian tersebut, UAH juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia. Oleh karena itu, menjaga akhlak harus menjadi prioritas utama, baik dalam kondisi lapang maupun sempit.
UAH mengajak umat Islam untuk menjadikan akhlak sebagai pegangan hidup, karena akhlak yang baik akan melahirkan keberkahan dan keselamatan, tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.(SE)

