Berita Utama

Dandim 0607 Kota Sukabumi Selamatkan Anak Penderita Gizi Buruk, Dibawa Langsung ke RSUD

×

Dandim 0607 Kota Sukabumi Selamatkan Anak Penderita Gizi Buruk, Dibawa Langsung ke RSUD

Sebarkan artikel ini
Komandan Kodim (Dandim) 0607/Kota Sukabumi, Letkol Czi Indra Gunawan saat akan membawa anak gizi buruk ke rumah sakit. Foto/Istimewa

SUKABUMI – Tangisan pilu keluarga pecah saat seorang bocah malang, Much Billal Tajudin Sopian (10), terbaring lemah di rumahnya di Kampung Kutamaneuh, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh.

Tubuhnya kurus kering, wajah pucat, dan panas tinggi hingga mencapai 40°C. Berat badannya hanya 17,3 kilogram, jauh dari normal anak seusianya.

Kondisi memilukan itu akhirnya sampai ke telinga Komandan Kodim (Dandim) 0607/Kota Sukabumi, Letkol Czi Indra Gunawan, Tanpa menunggu lama, pada Rabu (03/09/25) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, ia bersama jajarannya bergerak cepat menuju rumah Billal setelah menerima laporan dari warga melalui PJS Danunit Intel Kodim.

Sesampainya di lokasi, suasana haru menyelimuti ketika Dandim melihat langsung bocah kecil itu tergeletak tak berdaya. Dengan penuh kepedulian, Letkol Czi Indra Gunawan sendiri yang memastikan Billal dibawa menggunakan ambulans Kodim 0607/Kota Sukabumi menuju RSUD R. Syamsudin SH agar segera mendapat pertolongan medis.

Di rumah sakit, Billal langsung mendapat penanganan intensif dari dr. Anggun (Spesialis Anak) dan Ibu Mindi (Ahli Gizi). Hasil pemeriksaan menunjukkan bocah ini mengalami dehidrasi, gizi buruk, serta TBC. Kodim 0607/Kota Sukabumi pun tak hanya berhenti pada evakuasi, tetapi juga memberikan bantuan konsumsi bagi keluarga pasien serta menyediakan matras agar keluarga bisa beristirahat layak selama menunggu perawatan.

Letkol Czi Indra Gunawan menegaskan bahwa apa yang dilakukannya bukanlah pencitraan, melainkan kewajiban moral seorang prajurit TNI.

“Kami tidak bisa tinggal diam melihat rakyat kami menderita. Kami berharap Much Billal segera pulih dan mendapatkan pengobatan terbaik. Ini juga menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang harus kita perhatikan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kisah Billal menjadi potret nyata bahwa kemiskinan masih membelenggu sebagian masyarakat, bahkan hingga mengancam kesehatan generasi penerus bangsa. (Ky)