SUKABUMI – Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan rapat kerja dengan Bank BJB Cabang Majalengka untuk membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Dalam rapat ini, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PAN, Dessy Susilawati, tampil menonjol dengan memberikan sorotan kritis dan arahan strategis terhadap peran Bank BJB sebagai mitra utama pemerintah daerah.
Dessy menegaskan bahwa Bank BJB harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal, bukan sekadar lembaga keuangan yang berorientasi profit.
“Bank BJB memiliki tanggung jawab besar sebagai bank milik daerah. Dalam KUA-PPAS 2026, kami ingin memastikan BJB benar-benar hadir untuk masyarakat mendukung UMKM, memperluas akses layanan, dan mendorong inovasi digital,” tegas Dessy.
Menurut Dessy, optimalisasi kinerja Bank BJB sangat penting untuk memperkuat struktur keuangan daerah dan mendukung program prioritas pembangunan Jawa Barat.
“Kami dari Fraksi PAN akan terus mengawal agar kebijakan anggaran yang terkait dengan Bank BJB tepat guna dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dessy.
Dessy juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih kuat antara Bank BJB, pemerintah daerah, dan sektor swasta untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.
Rapat kerja ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan sinergi dan tata kelola yang profesional dalam penyusunan KUA-PPAS 2026.
Peran aktif dan pandangan visioner Dessy Susilawati dalam rapat ini menjadi sorotan, menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kebijakan anggaran yang berkeadilan dan berpihak pada rakyat.

