SUKABUMIKU.id – Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar kunjungan kerja ke PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) dalam rangka pembahasan Rencana Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Rencana Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RPPAS) Tahun Anggaran 2026.l
Dalam kunjungan ini, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Dessy Susilawati, tampil menonjol sebagai salah satu suara paling aktif dan kritis.
Dessy menegaskan bahwa PT BIJB yang mengelola Bandara Kertajati harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi dan konektivitas Jawa Barat.
“BIJB tidak boleh hanya berjalan biasa-biasa saja. Bandara Kertajati adalah aset besar milik Jawa Barat yang harus dikembangkan secara serius, profesional, dan inovatif. Anggaran 2026 harus benar-benar mendukung penguatan peran strategis ini,” tegas Dessy, Rabu (1/10/2025).
Ia juga menekankan pentingnya transparansi, efisiensi, dan orientasi pada kepentingan publik dalam penyusunan RKUA dan RPPAS 2026. Menurutnya, setiap rencana anggaran harus mampu menggerakkan sektor lain seperti pariwisata, UMKM, serta logistik.
“Kami dari Komisi III, khususnya saya pribadi, akan mengawal agar BIJB tidak hanya menjadi bandara, tetapi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.
Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah daerah, BUMD, dan mitra swasta agar pengembangan BIJB berjalan lebih cepat dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kunjungan kerja ini ditutup dengan peninjauan fasilitas bandara. Suara tegas dan visioner Dessy Susilawati menjadi sorotan, menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan pengelolaan anggaran yang tepat sasaran dan berorientasi pada kemajuan Jawa Barat.

