Jawa Barat

Dessy Susilawati Minta Pemkab Sukabumi Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja Laki-Laki

×

Dessy Susilawati Minta Pemkab Sukabumi Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja Laki-Laki

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dessy Susilawati, Foto: Ist

SUKABUMI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dessy Susilawati, mendorong Pemerintah Kabupaten dan Kota Sukabumi untuk memperkuat program pelatihan tenaga kerja, khususnya bagi laki-laki usia produktif. Ajakan ini disampaikan Dessy menyusul kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Sukabumi yang masih didominasi oleh tenaga kerja perempuan.

“Data di lapangan menunjukkan sekitar 70 persen tenaga kerja di Kabupaten Sukabumi adalah perempuan. Kondisi ini perlu menjadi perhatian serius, karena potensi tenaga kerja laki-laki juga harus diberdayakan agar produktivitas daerah semakin meningkat,” ujar Dessy, Sabtu (18/10/2025).

Legislator perempuan dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang kini bertugas di Komisi V DPRD Jawa Barat itu menilai ketimpangan struktur tenaga kerja bisa berdampak pada keseimbangan ekonomi keluarga dan daerah.

Baca Juga: Dessy Susilawati Dorong Penguatan Peran PT BIJB dalam RKUA dan RPPAS 2026

Menurutnya, pelatihan berbasis kompetensi dan wirausaha untuk laki-laki sangat penting agar mereka dapat bersaing di dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.

“Pemda perlu memperbanyak program pelatihan keterampilan, terutama di sektor industri kreatif, manufaktur, dan teknologi. Ini bukan hanya soal angka ketenagakerjaan, tapi juga tentang peningkatan daya saing masyarakat Sukabumi,” tuturnya.

Dessy juga mendorong Pemkab Sukabumi untuk membuka peluang investasi baru yang dapat menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal. Ia menilai iklim investasi yang ramah dan birokrasi yang efisien akan menarik minat investor untuk menanamkan modal di wilayah Sukabumi.

Baca Juga: Dessy Susilawati Ajak Generasi Muda Kokohkan Nilai Pancasila di Hari Kesaktian Pancasila

“Pemerintah daerah harus berani membuka ruang bagi investor, tapi tetap mengutamakan kesejahteraan masyarakat lokal. Ketika investasi masuk, lapangan kerja akan terbuka, dan kesejahteraan akan meningkat,” kata Dessy.

Selain itu, anggota Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat tersebut menekankan pentingnya akses permodalan bagi pelaku UMKM. Menurutnya, UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah yang perlu diperkuat agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dessy berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dapat menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih seimbang dan berkelanjutan di Sukabumi.

“UMKM di Sukabumi perlu difasilitasi dengan akses permodalan yang mudah serta pendampingan usaha. Dengan begitu, ekonomi daerah bisa tumbuh dari bawah, bukan hanya mengandalkan sektor formal,” tambahnya.