Berita SukabumiKabupaten Sukabumi

Di Balik Prestasi BUBAT CUP, SBD Macan Manglayang Buktikan Kekuatan Pembinaan Akar Rumput

×

Di Balik Prestasi BUBAT CUP, SBD Macan Manglayang Buktikan Kekuatan Pembinaan Akar Rumput

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Prestasi Paguron Seni Bela Diri (SBD) Macan Manglayang di ajang Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat BUBAT CUP se-Jawa Barat 2026 bukan sekadar soal podium dan piala. Di balik raihan Juara Umum II, tersimpan kisah panjang tentang pembinaan akar rumput, kekompakan lintas wilayah, serta komitmen menjaga seni tradisi di tengah arus modernisasi.

Perguruan asal Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi ini tampil di GOR Buah Batu, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, selama dua hari, Jumat–Sabtu (6–7 Februari 2026), dengan mengusung semangat tema kegiatan, “Ngajaga Budaya, Ngawujudkeun Prestasi”.

Ketua SBD Macan Manglayang, Aldi Kerisman Wijangga, menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan rutin dan keseriusan pembinaan sejak usia dini.

“Yang kami banggakan bukan hanya hasil akhirnya, tapi prosesnya. Anak-anak dilatih disiplin, menghormati budaya, dan berani tampil percaya diri,” ujar Aldi, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: PERSIB Daftarkan I Made Wirawan sebagai Kiper Aktif di Paruh Kedua Musim

Sebanyak 41 atlet diturunkan, mulai dari kategori usia dini hingga remaja. Mereka berasal dari pusat pembinaan Surade serta dua ranting lain di Cibitung dan Kalibunder, yang selama ini aktif menjalankan latihan bersama dengan metode yang seragam.

Keberangkatan kontingen pun mendapat dukungan langsung dari pemerintah desa dan Forkopimcam di masing-masing wilayah. Bagi para atlet muda, dukungan tersebut menjadi suntikan moral yang tak ternilai.

“Anak-anak merasa diperhatikan. Itu membuat mereka tampil lebih percaya diri saat bertanding,” tambah Aldi.

Persaingan di BUBAT CUP 2026 terbilang ketat karena diikuti berbagai perguruan pencak silat dari seluruh Jawa Barat. Namun konsistensi penampilan membuat SBD Macan Manglayang berhasil membawa pulang Juara Umum II, Juara Umum II Piala Tetap, serta Piala Kontingen Terbaik.

Baca Juga: Satres Narkoba Polres Sukabumi Kota Bongkar Peredaran Psikotropika Ilegal, Ribuan Pil Diamankan

Guru Besar SBD Macan Manglayang, Aang Nasrudin, menilai capaian tersebut sebagai bukti bahwa pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda.

“Pencak silat mengajarkan adab, ketekunan, dan keberanian. Prestasi ini semoga jadi pemicu agar anak-anak terus tumbuh dan menjadi kebanggaan Sukabumi,” ujarnya.

Ia berharap para atlet Macan Manglayang dapat terus menjadi duta pencak silat, khususnya untuk Wilayah 6 dan Kabupaten Sukabumi, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya Sunda di setiap penampilannya.

Dengan capaian ini, SBD Macan Manglayang tidak hanya menegaskan eksistensinya di level provinsi, tetapi juga memperlihatkan bahwa pembinaan berbasis komunitas dan budaya lokal mampu melahirkan prestasi yang berkelanjutan.