Berita SukabumiKabupaten Sukabumi

Di Tengah Abu dan Duka, Uluran Tangan YFSBBP Hadir untuk Keluarga Korban Kebakaran Jampangkulon

×

Di Tengah Abu dan Duka, Uluran Tangan YFSBBP Hadir untuk Keluarga Korban Kebakaran Jampangkulon

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Di antara puing-puing rumah yang hangus dan duka yang belum reda, secercah harapan datang menyapa keluarga Ridwan Apandi. Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (YFSBBP) hadir langsung ke Kampung Curughilir, Desa Mekarjaya, Jampangkulon, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sesama.

Rumah sederhana milik Ridwan Apandi luluh lantak dilalap api pada 6 Februari 2026. Musibah itu bukan hanya merenggut tempat tinggal, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi keluarga. Ridwan baru saja keluar dari perawatan RSUD Jampangkulon, sementara istrinya, Patimah, meninggal dunia pada hari yang sama dengan kunjungan kemanusiaan tersebut. Anak-anak mereka kini harus bertahan hidup dengan menumpang di rumah kontrakan.

Ketua Umum YFSBBP, H. Isep Dadang Sukmana, didampingi Hj. Eva Dadang Sukmana dan jajaran pengurus, datang bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga menyampaikan empati dan penguatan moral. Paket sembako serta bantuan finansial diserahkan langsung kepada keluarga korban.

“Ini bukan soal besar atau kecilnya bantuan. Ini tentang kepedulian dan kemanusiaan. Di saat seperti ini, keluarga korban tidak boleh merasa sendirian,” ujar H. Isep dengan nada haru.

Baca Juga: Di Balik 18 Medali, Paguron Jadi Ruang Pembinaan Karakter Atlet Muda Jampangkulon

Menurutnya, kehadiran YFSBBP adalah wujud komitmen yayasan dalam merawat nilai gotong royong dan solidaritas sosial, khususnya bagi warga Pajampangan yang tengah tertimpa musibah.

YFSBBP sendiri dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di wilayah Jampangkulon, mulai dari bantuan kemanusiaan, pembangunan pondok pesantren, hingga perbaikan fasilitas umum. Bagi yayasan ini, membantu sesama bukan agenda seremonial, melainkan panggilan nurani.

Di tengah kehilangan dan keterbatasan, uluran tangan seperti ini menjadi pengingat bahwa harapan masih ada dan bahwa kemanusiaan selalu menemukan jalannya.