SUKABUMIKU.id – Duo folk-pop asal Sukabumi, Dialog Senja, merilis single terbaru berjudul “Dimana Rumah Tuk Pulang” pada 12 September 2025. Lagu ini hadir sebagai potret getir tentang ruang kosong di dalam diri, tempat yang sering disebut rumah, namun tak selalu menghadirkan kasih sayang dan kenyamanan.
Dialog Senja yang digawangi oleh Raden R dan Jamil Hasyani ini mengangkat tema yang dekat dengan banyak orang. Proses kreatif lagu ini berlangsung cepat. Raden menulis draft awal dari kegelisahan yang ia rasakan, lalu dibawa ke Jamil. Dalam waktu satu hari, keduanya merampungkan aransemen lagu.
Liriknya terinspirasi dari karakter fiktif seorang perempuan, hasil pengamatan Raden terhadap pengalaman banyak orang yang tumbuh di keluarga tidak harmonis. Dari situ, lahir lirik puitis yang memuat rasa kehilangan, penantian, dan pengharapan yang samar.
“Saya membebaskan setiap pendengar untuk merespon lagu ini dengan caranya sendiri. Lagu ini bukan untuk memberi solusi, tapi biarlah menjadi teman di hari-hari berat mereka,” ungkap Raden dalam keterangan yang diterima sukabumiku.id, Jumat (12/09/2025).
Bangkit dari Bayang-Bayang “Lara”
Sebelumnya, nama Dialog Senja melejit lewat single “Lara” yang meraih ratusan juta kali pemutaran di platform digital dan lebih dari 84 juta views di YouTube. Namun kesuksesan besar itu sempat membebani mereka.
Proses produksi album kedua yang dimulai pada 2020 bahkan tertunda lama akibat kerusakan perangkat produksi. Rencana perilisan di 2023 akhirnya batal, hingga pertengahan 2025 perangkat yang rusak berhasil dipulihkan dan perjalanan musik mereka bisa dilanjutkan.
Selama masa penantian, Dialog Senja merilis beberapa single seperti “Dendam”, “December”, “Laju”, dan “Lautan Harap”. Lagu “Dimana Rumah Tuk Pulang” sendiri telah tersimpan sejak 2020 dan baru siap dirilis setelah lima tahun menunggu.
“Bayang-bayang Lara nggak akan pernah hilang. Yang bisa kami lakukan adalah terus berkarya apa adanya tanpa takut ombaknya tak sebesar Lara. Dialog Senja akan selalu menjadi Dialog Senja,” ujar Jamil.
Warna Musik Baru dengan Sentuhan Elektronik
Secara musikal, single terbaru ini menjadi langkah baru bagi Dialog Senja. Raden menyebut banyak terinspirasi dari musik Hillsong, terutama dalam pendekatan aransemen yang menguatkan pesan lagu.
Berbeda dari album pertama yang didominasi nuansa akustik sederhana, kali ini mereka lebih berani mengeksplorasi dengan lapisan suara yang lebih kaya, termasuk sentuhan elektronik.
Proses produksi juga melibatkan kolaborator seperti **Winaldy Senna (510)** yang mengisi drum sekaligus menggarap mixing, serta Dimas Pradipta yang menangani mastering di Sum it! Studio.
Tentang Makna Rumah
Bagi Dialog Senja, lagu ini bukan hanya tentang rumah secara fisik, tapi juga tentang perjalanan batin untuk menemukan tempat pulang yang sejati.
“Kalau bicara rumah, jawabannya sederhana: diri kita sendiri. Hanya dengan berdamai dengan diri, kita bisa benar-benar merasa pulang,” tutup Raden.
Single “Dimana Rumah Tuk Pulang”, yang menjadi lagu keempat dalam album kedua Dialog Senja, akan tersedia di seluruh platform digital lengkap dengan video musiknya mulai 12 September 2025. Lagu ini diharapkan menjadi teman bagi para pendengar untuk menyelami sepi, memahami ruang kosong dalam diri, dan menemukan makna baru tentang cinta dan rumah.

