Kabupaten Sukabumi

Dinas Pariwisata Sukabumi Perkuat Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Konservasi

×

Dinas Pariwisata Sukabumi Perkuat Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Konservasi

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan menjadikan sumber daya manusia sebagai fondasi utama. Arah kebijakan tersebut dirancang untuk menjawab tantangan pertumbuhan penduduk sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan, Sabtu (17/1/2026).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menjelaskan bahwa strategi pembangunan daerah telah dirumuskan secara jelas dalam dokumen perencanaan. Fokus utamanya adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan.

“Arah pembangunan Kabupaten Sukabumi sudah jelas dan tegas, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Ali Iskandar.

Baca Juga: Career Day XVI SMAN 1 Kota Sukabumi Jadi Etalase Kolaborasi Pendidikan dan Dunia Kerja

Menurutnya, aspek ekologi menjadi pijakan pertama dalam pembangunan. Pemerintah daerah berupaya menjaga daya dukung dan daya tampung lingkungan agar tetap mampu menopang kehidupan manusia secara berkesinambungan.

Selain itu, sektor ekonomi juga menjadi perhatian penting. Ali menyebutkan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan aktivitas ekonomi yang produktif, termasuk pemanfaatan sumber daya alam. Namun, pemanfaatan tersebut harus dilakukan secara seimbang agar tidak merusak lingkungan.

Aspek sosial turut menjadi pilar utama dalam pembangunan Sukabumi. Hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pelaku usaha dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembangunan yang saling menguatkan.

Baca Juga: Resep Mix Fruit Pudding ala Sukabumi, Dessert Segar Mudah Dibuat di Rumah

“Pembangunan berkelanjutan harus memperhatikan tiga aspek utama, yaitu ekologi, ekonomi, dan sosial, agar daya dukung lingkungan serta kehidupan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan warisan alam yang bernilai tinggi. Kawasan Ciletuh–Palabuhanratu UNESCO Global Geopark di wilayah selatan serta kawasan biosfer Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di wilayah utara menjadi bukti nyata komitmen pelestarian tersebut.

Di kawasan Pangumbahan, pemerintah menetapkan wilayah ini sebagai lahan konservasi penyu hijau. Aktivitas konservasi dan keanekaragaman hayati kemudian dikemas sebagai atraksi wisata edukatif yang terus dipromosikan kepada wisatawan.

Baca Juga: Film Dokumenter Soroti Konservasi Penyu Hijau di Pantai Pangumbahan Sukabumi

“Pangumbahan dan kawasan Ciletuh–Palabuhanratu UNESCO Global Geopark merupakan warisan geologi, budaya, dan sosial yang harus dijaga, dikembangkan, serta dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan penggerak ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui pengembangan pariwisata berbasis konservasi, pemerintah daerah berharap terjadi percepatan perputaran ekonomi masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan secara berkelanjutan.