SUKABUMI – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi memberikan rekomendasi serta dukungan penuh kepada PT Sinema Digital Indonesia untuk pelaksanaan produksi film berjudul Petak Umpet Dimensi. Proses pengambilan gambar dijadwalkan berlangsung pada 11–17 Maret 2026 di Bumi Perkemahan Cinumpang, Kabupaten Sukabumi.
Kehadiran produksi film ini dinilai menjadi momentum positif dalam mempromosikan potensi pariwisata Sukabumi ke khalayak yang lebih luas. Selain mendukung industri kreatif, kegiatan tersebut diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal serta memperkenalkan keindahan alam Sukabumi kepada masyarakat Indonesia.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan kepada Sukabumi sebagai lokasi syuting. Ia menilai sektor perfilman memiliki peran strategis dalam mengangkat destinasi wisata daerah.
Baca Juga: Truk Hilang Kendali di Cibadak Sukabumi, Satu Motor dan Mobil Tertabrak
“Alhamdulillah, kami berbahagia karena Sukabumi kembali dipercaya menjadi lokasi produksi film. Ini menunjukkan potensi Sukabumi di bidang ekonomi kreatif, khususnya perfilman, sangat besar. Insya Allah pengambilan gambar akan dilakukan di destinasi wisata Cinumpang, sehingga promosi keindahan alam Sukabumi bisa menjangkau lebih luas,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Menurut Ali, kolaborasi ini juga menjadi pemacu bagi pengelola destinasi untuk terus melakukan pembenahan dan membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga, agar kualitas objek wisata semakin meningkat. Ia berharap film tersebut dapat menjadi etalase keindahan alam Jawa Barat sekaligus memperkuat citra Sukabumi sebagai ruang kreativitas.
Baca Juga: Sop Ayam Telur Tahu Bulat ala Sukabumi, Menu Praktis untuk Sahur
Diketahui, film “Petak Umpet Dimensi” diproduksi oleh Glow Feature dan direncanakan diputar di berbagai jaringan layar, termasuk pemutaran khusus di Taman Mini Indonesia Indah serta distribusi ke sejumlah kanal nasional.
Dengan tetap memperhatikan aspek perizinan, koordinasi wilayah, keamanan, serta komitmen terhadap kegiatan bebas sampah, Dinas Pariwisata menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya membangun pariwisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
“Sukabumi siap menjadi destinasi syuting sekaligus etalase keindahan alam Jawa Barat. Kami mohon dukungan dan doa agar proses produksi film ini berjalan lancar dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkas Ali Iskandar.

