SUKABUMI – Kepolisian akhirnya mengungkap kronologi lengkap kecelakaan laut yang menewaskan seorang wisatawan warga negara asing (WNA) asal Arab Saudi di Pantai Buffalo, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Insiden maut tersebut terjadi saat korban bersama seorang rekannya bermain jetski di tengah laut, Senin (5/1/2026) sore.
Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, menjelaskan kecelakaan bermula ketika dua korban berboncengan menggunakan satu unit jetski dan mencoba melintasi ombak yang cukup tinggi di perairan Pantai Buffalo sekitar pukul 17.02 WIB.
Dalam kondisi laut yang tidak stabil, jetski yang mereka kendarai kehilangan keseimbangan dan terbalik. Akibatnya, salah satu korban mengalami benturan keras di bagian kepala dengan badan jetski.
Baca Juga: Tragedi Wisata Jetski di Palabuhanratu, Wisatawan Arab Saudi Tewas
“Saat itu korban berboncengan dan mencoba menerobos ombak. Jetski terbalik, lalu kepala korban terbentur badan jetski,” ujar AKP Dadi kepada wartawan.
Kedua korban sempat dievakuasi ke daratan oleh petugas dan warga sekitar, sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, korban laki-laki yang diketahui bernama Al Muhanna Hasan Radhi, WNA asal Arab Saudi, dinyatakan meninggal dunia meski sempat mendapat perawatan intensif.
Sementara itu, korban perempuan bernama Siti Maryam (41), warga Kabupaten Bogor, masih menjalani perawatan intensif dengan kondisi kritis di rumah sakit.
Baca Juga: Penyaluran Pembiayaan Qardhul Hasan LWDB Tutup Tahun 2025, Jangkau 1.219 Pelaku UMK Kota Sukabumi
AKP Dadi menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban meninggal mengalami luka robek di bagian pelipis kiri akibat benturan keras saat jetski terbalik.
“Luka tersebut diduga kuat akibat benturan langsung dengan badan jetski ketika perahu terbalik di tengah ombak,” jelasnya.
Pihak kepolisian kini masih melakukan pendalaman terkait standar keselamatan wahana jetski yang digunakan, termasuk memastikan kelengkapan alat keselamatan serta kondisi perairan saat kejadian.
Baca Juga: Rumah Warga di Cikembar Sukabumi Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tungku Masak
Sebagai langkah pencegahan, Polairud Polres Sukabumi mengimbau wisatawan maupun pengelola wahana air untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan sebelum beraktivitas di laut.
“Kami mengingatkan agar aktivitas wisata laut memperhatikan kondisi ombak dan cuaca, serta tidak memaksakan diri jika situasi tidak memungkinkan,” tegas AKP Dadi.

