AdvKabupaten Sukabumi

DPRD Sukabumi Dorong Penguatan Agroindustri dan Pariwisata Lokal di Musrenbang Jampangkulon 2026

×

DPRD Sukabumi Dorong Penguatan Agroindustri dan Pariwisata Lokal di Musrenbang Jampangkulon 2026

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Peran strategis DPRD Kabupaten Sukabumi dalam mengawal arah pembangunan daerah kembali ditegaskan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Jampangkulon Tahun 2026, yang digelar Selasa (10/2/2026). Forum ini menjadi ruang penting bagi legislator untuk memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi dalam penyusunan RKPD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2027.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Anang Janur, menekankan bahwa tema “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata” harus diterjemahkan ke dalam program nyata yang menyentuh kebutuhan warga. Menurutnya, Jampangkulon memiliki potensi besar yang perlu didukung dengan kebijakan anggaran dan regulasi yang tepat.

“Musrenbang ini bukan sekadar agenda rutin, tapi fondasi awal menentukan arah pembangunan. DPRD berkepentingan memastikan program yang diusulkan benar-benar berdampak pada ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian dan pariwisata berbasis potensi lokal,” ujar Anang.

Baca Juga: Di Tengah Abu dan Duka, Uluran Tangan YFSBBP Hadir untuk Keluarga Korban Kebakaran Jampangkulon

Ia menilai penguatan agroindustri harus dibarengi dengan dukungan infrastruktur, akses pasar, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Begitu pula sektor pariwisata, yang dinilai mampu menjadi pengungkit ekonomi jika dikelola secara terpadu dan berkelanjutan.

Sementara itu, Camat Jampangkulon, Dading, menyampaikan bahwa dari 164 usulan yang masuk, sebanyak 53 proposal telah masuk skala prioritas. Usulan tersebut akan dikawal hingga tingkat kabupaten agar dapat terintegrasi dalam RKPD 2027.

“Kehadiran DPRD menjadi energi penting agar aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum ini saja, tetapi benar-benar masuk dalam perencanaan dan penganggaran daerah,” katanya.

Musrenbang Kecamatan Jampangkulon menjadi tahapan krusial dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Dengan keterlibatan aktif DPRD, diharapkan kebijakan pembangunan ke depan semakin responsif, terarah, dan mampu memperkuat ekonomi lokal melalui agroindustri dan pariwisata yang berkelanjutan.