Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Dua Nama Dalam Surat, Polisi Selidiki Kasus Pria Tergantung di Warungkiara Sukabumi

×

Dua Nama Dalam Surat, Polisi Selidiki Kasus Pria Tergantung di Warungkiara Sukabumi

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Kasus temuan seorang pria yang tergantung di area sekolah dasar negeri di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi masih bergulir. Polisi melakukan penyelidikan kasus ini, termasuk terhadap dua orang yang namanya disebut dalam sepucuk surat yang ditemukan di lokasi.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono. Ia menegaskan perkara ini sudah masuk tahap penyelidikan.

“Sedang berjalan penyelidikan,” ujar Hartono kepada awak media, Senin (02/02/2026).

Baca Juga: Misteri Surat Terakhir Pria Tergantung di Warungkiara Sukabumi, Korban Bullying?

Hartono menambahkan, pihaknya sudah memeriksa dua orang yang namanya tercantum dalam sepucuk surat. Seperti diketahui, polisi mendapati surat misterius dari genggaman jenazah pria yang tergantung.

“Sudah diperiksa dua-duanya. Tinggal tahapan penyelidikan selanjutnya,” tambah Hartono.

Diberitakan sebelumnya, kasus penemuan pria tewas tergantung terjadi di lingkungan sekolah dasar negeri di Desa Ubrug, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Minggu (31/01/2026). Polisi menemukan sebuah surat tulisan tangan berbahasa Sunda yang diduga kuat ditulis oleh korban sebelum mengakhiri hidupnya.

Baca Juga:Warga Warungkiara Dikejutkan Penemuan Mayat Pria di Lingkungan Sekolah

Surat tersebut ditemukan dari genggaman pria berinisial D tersebut. Dalam surat yang ditulis menggunakan bahasa Sunda, korban mencurahkan rasa sakit hati dan kekecewaan terhadap dua orang yang disebut bernama Pak Aep dan Bu Meli.

Dari tulisan itu diduga D merasa diperlakukan tidak adil sejak keduanya diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).