Kabupaten SukabumiNasional

Enam SPPI Tolak Penempatan di Sukabumi Dapur MBG Mengeluh

×

Enam SPPI Tolak Penempatan di Sukabumi Dapur MBG Mengeluh

Sebarkan artikel ini
Dapur Makan Bergizi Gratis atau MBG

SUKABUMI — Sebanyak enam dapur Makan Beergizi Gratis di Kabupaten Sukabumi mengeluh. pasalnya enam orang Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang ditetapkan melalui SK Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional Nomor 21 Tahun 2025, dilaporkan menolak penempatan tugas di sejumlah dapur wilayah Kabupaten Sukabumi.

Kelima SPPI yang berstatus sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut, enggan melanjutkan tugas yakni di Dapur Nagrak, Cibadak, Cikembar, Cibitung, dan Surade. Mereka diketahui memilih kembali ke daerah asal.

Salah satu mitra pelaksana di wilayah Sukabumi menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Sekretariat Badan Gizi Nasional.

BACA JUGA: Tiga Kali Longsor di Perumahan Tiara Regency Sukabumi, Camat Bilang Begini

“Kami sedang menunggu klarifikasi resmi serta mengajukan berita acara penolakan penempatan,” ujarnya.

Keberadaan Dapur MBG yang sudah disiapkan sendiri tentunya menghabiskan waktu dan uang. Dengan berbagai sejumlah pesiapan baik tempat maupun fasilitas yang sudah standarisasi.

“Kami mengeluhkan ini karena pesiapan kami sudah matang dan siap mulai. Dalam rangka suksesi MBG dari program Pak Presiden Prabowo,” katanya.

Hal yang sama dikatakan mitra Dapur di Sukabumi lainnya yang mengeluhkan bahwa saat SPPI yang sudah siap ditugsakan di Dapurnya malah memilih untuk pindah ke daerah asalnya.

“Padahal SK nya sudah jelas untuk ditempatkan di Sukabumi. Kenapa menolak atau tidak mau,” katanya.

BACA JUGA: Gara-Gara Ngopi, KDM Sentil Bupati Sukabumi, Ini Respons Bupati

Penolakan ini tentunya menjadi sorotan karena di tengah pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menuntut keterlibatan aktif dari seluruh tenaga pelaksana di lapangan, termasuk SPPI. Malah melakukan sikap yang tidak konsiten dan dan sesuai arahan atau aturan.

“Kami berharap jika tidak ditemukan solusi, posisi kelima SPPI tersebut untuk segera diisi oleh personel cadangan atau melalui mutasi antar wilayah. Kami berkeyakinan Program MBG merupakan prioritas nasional dalam rangka meningkatkan status gizi masyarakat melalui penyediaan makanan bergizi secara gratis di seluruh dapur layanan di Indonesia,” tandasnya. (Ky)