Berita UtamaSukabumi

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Berikan Rp 2 M untuk Recovery Dampak Banjir Sukabumi

×

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Berikan Rp 2 M untuk Recovery Dampak Banjir Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
MENINJAU LOKASI BANJIR: Walikota Kota Sukabumi Achmad Fahmi mendampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana mengunjungi lokasi banjir di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Sabtu (19/2/2022). Foto:istimewa

SUKABUMI,SUKABUMI.ID- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana meninjau langsung lokasi banjir yang terjadi di Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Sabtu (19/2/2022).

Emil didamping Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi melihat langsung dampak banjir dan memotivasi korban bencana serta memberikan bantuan. Bantuan yang diserahkan Pemerintah Provinsi Jabar senilai Rp. 1.5 miliar ditambah zakat dari orang baik yang dititipkan ke gubernur Rp 500 juta sehingga jadi Rp 2 miliar.

” Jika dihitung cukup untuk membangun dampak dari banjir ini, tinggal diatur pak Wali,” ujar Ridwan Kamil.

Gubernur menitipkan ke wali kota keamanan wilayah masing-masing harus waspada karena ada korban jiwa kemarin di Sukabumi agar tidak terulang kembali.

“Kehadiran kami menyemangati korban yang sedih karena harta bendanya hancur karena banjir,” ungkapnya.

Ditambahkan Emil, penyebab banjir ini harus diteliti juga, sebab terakhir terjadi banjir besar pada tahun 1990.

” Memang beberapa hari lalu cuaca ektrem hujan besar yang tidak berhenti yang tidak lazim. Ke depan akan dicek ke BMKG apakah ada pola di masa depan supaya bisa waspada,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan Mudah-mudahan kedatangan Gubernur dan Kapolda, jadi motivasi bagi warga.

” Alhamdulilah atas dukungan yang diberikan. Saat ini akan dilalukan rehabilitasi dan sudah aktivasi posko-posko baik kesehatan dan lainnya,” katanya.

Saat ini di Kelurahan Jayaraksa ada 3 RW terdampak yakni 696 KK yang terdiri atas 1.670 jiwa. Sementara rincian rumah rusak yakni 46 rumah rusak berat, 38 rusak sedang, dan 146 rusak ringan. (Eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *