SUKABUMI – Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Nelayan dan Masyarakat Sipil Nasional yang diperingati setiap 13 Januari menjadi momentum bagi Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi untuk menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan dan pemberdayaan nelayan di wilayah pesisir.
Sebagai perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan kehidupan nelayan, Diskan memiliki peran strategis dalam memastikan hak-hak dasar nelayan terpenuhi, mulai dari keselamatan melaut, kepastian usaha perikanan, hingga perlindungan sosial dan keberlanjutan sumber daya laut.
Baca Juga: Dinas Pariwisata Sukabumi Perkuat Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Berbasis Konservasi
Kepala Diskan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, menegaskan bahwa perlindungan HAM nelayan tidak cukup diwujudkan melalui peringatan seremonial, melainkan harus diimplementasikan melalui program nyata dan berkelanjutan.
“Diskan hadir untuk memastikan nelayan merasa aman, terlindungi, dan memiliki kepastian dalam menjalankan usaha. Nelayan adalah mitra strategis pembangunan perikanan, bukan sekadar penerima bantuan,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, Diskan Kabupaten Sukabumi secara konsisten mendorong berbagai program perlindungan nelayan, seperti fasilitasi asuransi nelayan, peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di laut, pendampingan kelompok nelayan, serta penguatan ekonomi berbasis pesisir.
Baca Juga: PERADI SAI Sukabumi Raya Gelar Muscab II, Panggil Seluruh Anggota Advokat
Di tengah tantangan cuaca ekstrem, fluktuasi harga ikan, dan tekanan terhadap ekosistem laut, Diskan juga mengambil peran dalam mendorong pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Menurut Sri, keberlanjutan sumber daya laut merupakan bagian tak terpisahkan dari pemenuhan HAM nelayan.
“Menjaga laut berarti menjaga masa depan nelayan. Diskan berkomitmen menyeimbangkan perlindungan HAM dengan pembangunan perikanan yang ramah lingkungan,” tambahnya.
Selain itu, Diskan terus memperkuat koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait, aparat penegak hukum, serta masyarakat pesisir guna menciptakan iklim usaha perikanan yang adil, aman, dan berkelanjutan.
Melalui peringatan Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil Nasional ini, Diskan Kabupaten Sukabumi berharap kesadaran bersama semakin meningkat bahwa nelayan adalah tulang punggung ketahanan pangan daerah yang hak, martabat, dan kesejahteraannya harus dijaga secara konsisten.

