Kabupaten Sukabumi

Hasil Pemeriksaan Medis: Bayi Dibuang di Warungkiara Sukabumi Dinyatakan Sehat

×

Hasil Pemeriksaan Medis: Bayi Dibuang di Warungkiara Sukabumi Dinyatakan Sehat

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Bayi perempuan yang ditemukan di Poskamling Kampung Babakan, Desa Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (16/11/2025), dinyatakan dalam kondisi sehat oleh tim medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bayi tersebut diduga lahir secara normal dua hingga tiga hari sebelum penemuan.

Kepala Puskesmas Warungkiara, Hudrimi, menjelaskan bahwa kondisi kesehatan bayi cukup baik meski berat badannya tergolong rendah. “Dilihat dari kondisinya, bayi lahir normal. Kepalanya bulat dan bagus, dan tali pusatnya sudah mengering,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (17/11/2025).

Bayi dengan berat 2.200 gram tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat, Nanang Suryana, setelah mendengar suara tangisan dari pos kamling. Bersama bayi, ditemukan pula sepucuk surat yang mengungkapkan bahwa sang ibu mengalami depresi dan kesulitan ekonomi setelah ditinggalkan suami.

Baca Juga: Harga Emas Antam Naik, Sentimen Pasar Dorong Penguatan pada Hari Ini

“Kondisinya sehat, hanya berat badannya sedikit rendah yaitu 2200 gram. Tidak ada tanda infeksi, proses menyusu juga bagus,” kata Hudrimi menambahkan.

Meski secara medis dinyatakan sehat dan boleh pulang, bayi masih harus menunggu di Puskesmas Warungkiara menunggu keputusan resmi dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mengenai penanganan lebih lanjut.

Hudrimi mengungkapkan banyak warga yang berminat mengadopsi bayi tersebut. Namun, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Forkopimcam bersama Dinas Sosial. “Memang banyak yang berminat, tapi kami hanya menangani aspek kesehatan. Untuk adopsi, sepenuhnya keputusan Forkopimcam,” tegasnya.

Baca Juga: Peduli Korban Banjir Cisolok, Imigrasi Sukabumi Salurkan Bantuan Sembako dan Alquran

Dari hasil musyawarah yang digelar Forkopimcam, muncul calon orang tua asuh dari warga setempat yang telah 10 tahun menikah dan belum dikaruniai anak. Meski demikian, proses administrasi dan penyerahan resmi masih menunggu koordinasi antara pihak kecamatan, Dinsos, Polsek, dan Koramil.

Petugas Puskesmas Warungkiara, Widia Novitakaspa, menegaskan bahwa pihaknya siap memulangkan bayi kapan saja mengingat kondisi kesehatannya yang sudah stabil. “Dokter memutuskan bayi boleh pulang karena sehat, tetapi proses administrasi dan penyerahannya menunggu keputusan Forkopimcam,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, bayi masih mendapatkan perawatan sementara di Puskesmas Warungkiara sambil menunggu kepastian penanganan dari pemerintah setempat.