SUKABUMI – Penemuan uang koin kuno yang diduga peninggalan masa kolonial Belanda di Pantai Timur Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, terus menyita perhatian berbagai pihak. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hasim Adnan, menilai temuan ini harus segera ditindaklanjuti melalui kajian ilmiah agar nilai sejarahnya tidak hilang.
Menurut Hasim, penemuan koin bertahun 1857 itu berpotensi mengungkap sejarah penting tentang jalur perdagangan dan aktivitas kolonial Belanda di pesisir selatan Jawa Barat.
“Temuan koin kuno ini tidak bisa dianggap sepele. Saya mendorong pemerintah daerah bekerja sama dengan lembaga arkeologi maupun universitas untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Jangan sampai bukti sejarah yang berharga justru hilang karena kurangnya perhatian,” ujar Hasim, Minggu (3/8/2025).
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, 3 Agustus 2025: Suhu Udara 16-34°C, Kelembapan 38-100%
Hasim juga menyoroti peran masyarakat yang ikut berbondong-bondong mencari koin setelah viral di media sosial. Menurutnya, hal itu menunjukkan antusiasme warga, namun di sisi lain berpotensi merusak situs bersejarah jika tidak dikendalikan.
“Saya mengimbau warga agar tidak sembarangan mengambil atau memperjualbelikan temuan tersebut. Mari sama-sama menjaga. Biarkan pihak berwenang yang meneliti dan memastikan keaslian serta nilainya,” tegas legislator asal Sukabumi itu.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, 3 Agustus 2025: Waspada Potensi Kebakaran di Beberapa Wilayah Indonesia
Hasim menambahkan, pemerintah provinsi perlu turun tangan bersama pemerintah kabupaten untuk mengamankan lokasi penemuan serta memikirkan pemanfaatannya bagi kepentingan masyarakat.
“Kalau hasil kajian nanti membuktikan bahwa koin ini otentik dari masa kolonial, maka wilayah Ujunggenteng bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah. Ini tentu bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar, baik secara budaya maupun ekonomi,” pungkas Hasim.

