HMI Sukabumi Demo Tolak Kenaikan BBM di Gedung DPRD Kabupaten

demo hmi
DEMONTRASI: Suasana saat puluhan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Sukabumi jalan Komplek perkantoran jajaway Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. Senin, (12/9). Foto:Istimewa

SUKABUMIKU.ID— Gelombang aksi Demontrasi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Sukabumi kembali terjadi. Kali ini, puluhan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Sukabumi melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi di Jalan komplek perkantoran jajaway Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu. Senin, (12/9).

Dalam aksinya tersebut mahasiswa mlakukan aksi bakar ban diare masuk Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi.

” Ini aksi penolakan harga BBM yang naik 3 September kemarin, tuntutannya kita sudah jelas menolak kenaikan BBM ini karena akan berdampak kepada perekonomian masyarakat,” ujar koordinator lapangan HMI Cabang Sukabumi, Faiz Abdul Muhaimin.

Meski massa aksi sempat di sambut anggota DPRD Kabupaten Sukabumi yakni M. Sodikin dan Leni Liawati namun menurut Faiz keberadaanya tidak mewakili untuk bertemu dengan mahasiswa.

“Karena kita ingin dihadirkan seluruh anggota DPRD Kabupaten dan khusus ketua yang hari ini tidak bisa hadir, tadi ada bu Leni dari fraksi PKS tidak terang terangan dari awal menolak secara keras sebelum naiknya harga BBM,” jelasnya.

Dijelaskan Faiz, sebelum membubarkan diri para mahasiswa sempat memasang spanduk dipintu gerbang dengan menulis DPRD Kabupaten Sukabumi dijual, hal itu sebagai bentuk protes karena seluruh anggota DPRD tidak hadir menemui massa.
“Kebetulan teman teman sudah bersepakat ketika hari ini tidak bisa menghadirkan seluruh anggota DPRD maka kita melakukan segel gerbang DPrD kabupaten Sukabumi, ketika gerbang ini dibuka maka kita akan melanjutkan aksi lanjutan dengan massa lebih besar dan banyak dari hari ini,” pungkasnya. (ky/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.