Berita SukabumiKabupaten Sukabumi

JTM dan Pemuda Pancasila Jampangkulon Berbagi Kepedulian di RSUD, Santuni Anak Yatim dan Bagikan Takjil

×

JTM dan Pemuda Pancasila Jampangkulon Berbagi Kepedulian di RSUD, Santuni Anak Yatim dan Bagikan Takjil

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Suasana sore di halaman RSUD Jampangkulon tampak berbeda. Sejumlah relawan dari dua organisasi masyarakat, Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) dan Pemuda Pancasila, terlihat sibuk menyiapkan paket takjil untuk dibagikan kepada para penunggu pasien, Minggu (8/3/2026).

Bagi mereka yang sedang menjaga keluarga di rumah sakit, momen berbuka puasa sering kali dilewati tanpa persiapan. Kondisi itulah yang menjadi perhatian para relawan. Sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada para penunggu pasien yang menghabiskan waktu berhari-hari di rumah sakit.

Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan santunan kepada sekitar 100 anak yatim piatu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya pada momentum Ramadan.

Baca Juga: Didesak Ceraikan Istri, Pria Asal Cisolok Sukabumi Bunuh Selingkuhan

Ketua DPC JTM Jampangkulon, Dodi Krismayanto, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kesadaran bahwa banyak orang yang menjalani Ramadan dalam situasi sulit, terutama mereka yang sedang merawat keluarga di rumah sakit.

Menurutnya, kehadiran takjil mungkin sederhana, namun bisa menjadi penguat semangat bagi para penunggu pasien yang sedang menghadapi situasi penuh kekhawatiran.

“Sering kali mereka tidak sempat mencari makanan untuk berbuka karena fokus menjaga keluarganya. Kami ingin hadir untuk sedikit meringankan keadaan mereka,” ujarnya.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Siaga Tingkat 1

Kegiatan ini juga menjadi momentum sinergi antara organisasi masyarakat di wilayah Jampangkulon. Selain pengurus JTM dan Pemuda Pancasila, kegiatan turut dihadiri Kepala Bagian Keuangan RSUD Jampangkulon H. Ramdhan, anggota Polsek Jampangkulon, serta Sekretaris Jenderal DPP JTM Hendrik Firmansyah bersama jajaran pengurus pusat.

Bagi para relawan, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan bentuk nyata gotong royong yang ingin terus dijaga.

Dodi berharap kolaborasi seperti ini tidak berhenti pada momentum Ramadan saja, tetapi bisa berlanjut dalam berbagai kegiatan sosial lainnya.

“Kami ingin kebersamaan ini terus berjalan. Tidak hanya saat Ramadan, tapi juga dalam berbagai kegiatan sosial lainnya untuk masyarakat,” katanya.

Melibatkan puluhan relawan dan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan tersebut menjadi gambaran bagaimana solidaritas masyarakat masih kuat di wilayah Jampangkulon. Di tengah hiruk pikuk rumah sakit, kehadiran takjil dan santunan menjadi pengingat bahwa kepedulian masih tumbuh di antara sesama.