SUKABUMI – Aparat kepolisian masih mendalami penemuan jasad pria tanpa identitas di aliran Sungai Curug Darismin, Kampung Cikeresek, Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan dan polisi memilih bersikap hati-hati sambil menunggu hasil autopsi.
Kapolsek Ciracap AKP Taufik Hadian, S.IP., CPHR., mengatakan laporan penemuan diterima pada Kamis (8/1/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah tidak utuh dan mengalami kerusakan cukup parah.
“Dengan kondisi jenazah seperti itu, kami tidak bisa langsung menarik kesimpulan. Semua harus berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan autopsi,” ujar AKP Taufik, Jumat (9/1/2026).
Baca Juga: PSM Makassar vs Bali United, Ujian Berat Tuan Rumah di Pekan ke-17 Liga 1
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Diperkirakan korban telah meninggal sekitar 10 hari sebelum ditemukan. Kondisi aliran sungai yang berbatu dan berarus cukup kuat diduga turut memengaruhi kondisi jenazah.
Hingga saat ini, bagian kepala korban masih belum ditemukan. Polisi bersama warga setempat sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencari bagian tubuh lain, namun belum membuahkan hasil.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Setukpa Polri guna menjalani autopsi. Selain untuk memastikan penyebab kematian, autopsi juga dilakukan guna melihat kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
“Kami membuka semua kemungkinan, termasuk dugaan tindak pidana. Namun kami tidak ingin berspekulasi sebelum ada bukti yang kuat,” tegas AKP Taufik.
Baca Juga: Polres Sukabumi Hadirkan Layanan SIM Keliling di Lapang Bojong Kecamatan Cikembar
Polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk menelusuri identitas korban. Penelusuran laporan orang hilang di wilayah Sukabumi dan sekitarnya pun tengah dilakukan.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk membantu proses penyelidikan.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan sesuai hasil penyelidikan resmi.

