Berita Utama

Kebakaran Resto dan Cafe Parantina Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta

×

Kebakaran Resto dan Cafe Parantina Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Kebakaran melanda Restoran dan Cafe Parantina yang berlokasi di Jalan Raya Lingkar Selatan, RT 01 RW 04, Kelurahan Sudajayahilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Selasa (27/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik dan mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Baros, Kompol Iman, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Informasi awal diterima dari warga sekitar yang melihat kepulan asap muncul dari bagian samping hingga belakang bangunan restoran.

“Berdasarkan keterangan saksi, sebelum api membesar sempat terdengar suara seperti korsleting listrik. Saksi kemudian mengecek ke bagian dapur dan mematikan kompor, namun tidak ditemukan api maupun asap. Tidak lama kemudian, asap kembali muncul dan api cepat merambat,” ujar Kompol Iman.

Ia menjelaskan, kobaran api dengan cepat membakar bagian depan dan belakang bangunan restoran. Selain bangunan dan peralatan usaha, satu unit mobil jenis Suzuki Escudo dengan nomor polisi A-1307-XLA milik keluarga pemilik restoran turut terdampak dalam peristiwa tersebut.

Petugas gabungan dari Polsek Baros, Koramil Baros, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi, BPBD Kota Sukabumi, serta dibantu warga sekitar segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB setelah petugas melakukan pemadaman selama kurang lebih satu setengah jam,” jelasnya.

Kompol Iman memastikan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.

Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi-saksi, menginventarisasi kerugian, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melaporkan kejadian kepada pimpinan.

“Untuk penyebab pasti kebakaran masih kami dalami lebih lanjut, namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik,” pungkasnya.