SUKABUMI – Semangat hidup sehat dan kecintaan akan budaya lokal berpadu dalam Puncak Acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dan Festival Mojang–Jajaka Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat 2025.
Acara yang digelar di halaman Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Sabtu (22/11/2025), ini berhasil menyedot perhatian dengan menggabungkan edukasi kesehatan dan seni pertunjukan.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dalam sambutan pembukaannya menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap dua hal fundamental ini. “Kesehatan merupakan pondasi kemajuan bangsa, sementara kreativitas dan budaya adalah kekuatan yang mengangkat identitas daerah,” ujarnya di hadapan para undangan dan finalis.
Baca Juga: 3 Kuliner Malam Favorit di Sukabumi, Surga Jajanan Murah Meriah
Acara yang dihelat oleh DPW PPNI Provinsi Jawa Barat ini menampilkan grand final pemilihan Mojang dan Jajaka perwakilan tenaga kesehatan se-Jawa Barat. Empat pasang finalis terbaik bersaing memperebutkan gelar, dengan Kota Sukabumi sendiri berhasil membawa pulang prestasi membanggakan.
Atas nama Epa Pahrani dan Rafael AR Razaq Apriawanda, DPD PPNI Kota Sukabumi berhasil meraih posisi Juara 2 di kedua kategori, Mojang dan Jajaka. Sementara itu, gelar Pinilih 1 atau juara utama berhasil diboyong oleh perwakilan Kota Cimahi, Sri Lestari Apriyani (Mojang) dan Kavi Sundana Prawira (Jajaka).
Baca Juga: Dihadiri Wali Kota Sukabumi, YPPDB Salurkan Qordhul Hasan dan Santunan Anak Yatim di Warudoyong
Bobby Maulana juga menyampaikan bahwa acara semacam ini bukan sekadar seremonial. Ia menilai olahraga kreatif dan kolaboratif adalah tren baru yang mendorong masyarakat menjaga kebugaran dengan cara yang menyenangkan. Ia pun mengaitkannya dengan kekuatan budaya, dengan mengambil contoh Kota Singkawang yang dikenal internasional berkat keberagaman dan kekayaan budayanya.
Dukungan pemda juga ditunjukkan dengan kehadiran Ketua Bidang I TP PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, yang turut bertindak sebagai juri. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta inovasi dalam edukasi kesehatan sekaligus mempertegas identitas Kota Sukabumi sebagai kota yang sehat, kreatif, dan berbudaya.

