SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi mulai melakukan persiapan menyambut hadirnya Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 yang ditargetkan segera rampung.
Berbagai langkah dilakukan, mulai dari perbaikan infrastruktur, penataan kebersihan kota, hingga menyiapkan spot-spot industri kreatif untuk menarik wisatawan maupun masyarakat dari luar daerah.
Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menegaskan, kehadiran Tol Bocimi akan menjadikan Sukabumi sebagai simpul penghubung antara berbagai daerah.
“Kalau segera sampai, kita akan segera berbenah dan melakukan sinkronisasi. Sukabumi akan menjadi kota penghubung Cianjur, Bandung, Bogor, sehingga wilayah Jabodetabek bisa lebih mudah datang ke Sukabumi,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).
Sebelumnya, pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 yang menghubungkan Cibadak hingga Sukabumi Barat masih terus berlangsung. Hingga awal Agustus 2025, progres fisik telah mencapai sekitar 52 persen. Proyek ini dikerjakan oleh PT Waskita Karya sebagai bagian dari proyek strategis nasional.
Project Manager Infrastructure II Division PT Waskita Karya, Prasetyo Andhi Nugroho, menjelaskan bahwa saat ini pekerjaan masih berada pada tahap konstruksi utama.
“Dengan kontur jalan tol yang berbukit-bukit, ada beberapa bangunan struktur jembatan yang sudah selesai, dan sebagian lainnya masih dalam proses. Selain itu, tim juga tengah mengerjakan mainroad atau perkerasan jalan, termasuk galian dan timbunan,” terangnya.
Menurut Prasetyo, salah satu kendala utama dalam proyek ini adalah faktor cuaca.
“Di Sukabumi, meski kemarau, hujan masih sering turun. Jadi kami harus mengatur strategi. Pekerjaan tanah diprioritaskan saat cuaca kering, sedangkan pekerjaan struktur bisa tetap jalan meskipun hujan,” jelasnya.
Meski menghadapi tantangan, progres proyek dinilai masih sesuai target. Percepatan dilakukan dengan penambahan tenaga kerja dan alat berat di berbagai titik.
“Semua lokasi kita buka frontal agar penyelesaian bisa dilakukan bersamaan,” katanya.
Secara kontraktual, proyek ini ditargetkan selesai pada April 2026. Namun sebelum operasional penuh, jalan tol akan difungsionalkan lebih dulu dengan memastikan aspek keselamatan, termasuk pemasangan rambu, guardrail, lampu penerangan, serta uji laik fungsi oleh Kementerian PUPR.
Prasetyo berharap, kehadiran tol ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sukabumi.
“Tol Bocimi akan membantu mengurangi kemacetan di jalur nasional, mempercepat mobilitas barang dan orang, serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi warga,” pungkasnya. (Ky)

