Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Longsor Terjang Permukiman di Palabuhanratu, Tiga Kolam Ikan Warga Tertimbun

×

Longsor Terjang Permukiman di Palabuhanratu, Tiga Kolam Ikan Warga Tertimbun

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Longsor terjadi di kawasan permukiman warga Kampung Kutamekar, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (11/1/2026) siang. Longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.05 WIB. Material longsoran berasal dari tembok penahan tanah yang berada di kawasan perumahan di depan Pengadilan Palabuhanratu. Tinggi longsoran diperkirakan mencapai sekitar 10 meter dan mengancam permukiman warga di sekitarnya.

Kasi Trantib Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, mengatakan hujan yang turun terus-menerus menyebabkan pagar pembatas perumahan tidak mampu menahan beban tanah hingga akhirnya roboh dan longsor.

Baca Juga: Polres Sukabumi Kota Selidiki Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN Pemkab

“Longsoran berasal dari tembok penahan tanah di kawasan perumahan. Lokasinya berada di depan pengadilan, tepatnya di Kampung Kutamekar RT 003 RW 010,” ujar Mahbubillah dalam laporan hasil tinjauan di lokasi.

Akibat kejadian tersebut, tiga kolam ikan milik warga tertimbun material longsor. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Hingga saat ini, belum ada laporan warga yang mengungsi.

Saat ini warga setempat bersama petugas masih melakukan pembersihan material longsoran menggunakan peralatan seadanya. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan masih diguyur hujan dengan intensitas sedang sehingga warga diminta tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Baca Juga: Polres Sukabumi Kota Selidiki Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum ASN Pemkab

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Palabuhanratu telah melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan, staf kecamatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Selain itu, tim juga melakukan asesmen ke lokasi serta memberikan imbauan kepada warga agar selalu waspada, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Sejumlah unsur turut hadir di lokasi kejadian, di antaranya P2BK BPBD Palabuhanratu, Tagana, Satgas BPBD, staf kecamatan, Kasi Trantib, serta warga sekitar.

Hingga kini, taksiran kerugian akibat bencana tersebut masih dalam proses kajian oleh pihak terkait. Data yang dihimpun merupakan data awal dan bersifat sementara, serta akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.