SUKABUMI – Manchester United kembali menjadi sorotan terkait kebijakan transfer pemain muda mereka. Keputusan klub melepas bek kiri asal Spanyol, Álvaro Carreras, pada 2024 kini dinilai sebagai salah satu kesalahan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Carreras, yang bergabung dengan akademi United pada usia 16 tahun, dijual ke Benfica dengan harga relatif murah setelah dinilai gagal menembus tim utama. Namun, hanya setahun berselang, pemain berusia 21 tahun itu direkrut Real Madrid dengan biaya transfer mencapai 50 juta euro setelah tampil impresif di Liga Portugal.
Mantan pencari bakat Manchester United, Piotr Sadowski, menjadi salah satu pihak yang menyoroti keputusan tersebut. Dalam wawancara dengan Przeglad Sportowy, Sadowski menilai klub seharusnya lebih sabar dalam mengembangkan Carreras yang disebutnya memiliki potensi besar.
Baca Juga : Ramuan Obat Kuat Stamina Pria dengan Akar dan Buah Pinang
“Ia datang ke Manchester United saat berusia sekitar 16 tahun, anak yang sangat pekerja keras dan ambisius. Ia cepat beradaptasi, bahkan belajar bahasa Inggris dengan cepat. Saya tahu karena saya bertemu langsung dengannya,” ujar Sadowski, dikutip dari Goal.
Sadowski juga mengingat masa peminjaman Carreras ke Preston North End, di mana sang pemain mendapat banyak ulasan positif. Namun, menurutnya, Manchester United justru memilih menyerah terlalu cepat. “Awalnya kariernya cukup bagus. Ia dipinjamkan ke Preston dan tampil baik, tetapi kemudian United menjualnya ke Benfica dengan harga murah,” katanya.
Setelah pindah ke Benfica, Carreras berkembang pesat hingga menarik minat Real Madrid. Klub raksasa Spanyol itu kemudian menebusnya dengan kontrak jangka panjang dan nilai transfer tinggi.
Sadowski menilai langkah United tersebut mencerminkan kurangnya arah dan kesabaran dalam pengembangan pemain muda. Ia menyebut Carreras memiliki kualitas luar biasa dan berpotensi menjadi salah satu bek kiri terbaik dunia jika terus tampil konsisten bersama Real Madrid.
“Carreras adalah pemain kelas atas. Ada kemungkinan besar ia akan menjadi bek kiri terbaik, atau salah satu yang terbaik, di dunia,” tegasnya.
Penampilan impresif Carreras di La Liga, termasuk gol indahnya ke gawang Valencia, semakin memperkuat pandangan bahwa Manchester United melepasnya terlalu cepat.
“Merupakan kesalahan besar bagi United untuk melepasnya. Ada sesuatu yang hilang di sini, dan saya pikir itu adalah kurangnya keberanian klub dalam berinvestasi pada pemain muda,” tutup Sadowski.
Kini, Carreras bersinar di Santiago Bernabéu, sementara di Old Trafford, publik hanya bisa menyesali keputusan yang dianggap sebagai salah satu blunder transfer terbesar klub dalam beberapa tahun terakhir.(SE)

